Senin, 18 Juli 2016

Catatan Binder 2

Metode Statistika (STK211)
24 Februari 2012
Pak Abdul Qadir
-Outlier = Pencilan
-Rata-rata itu terkadang menyesatkan.
Rata-rata sebaiknya digunakan ketika semua memiliki peluang yang sama.

-Bila peluang setiap unsur tidak sama, gunakan nilai tengah/median.
Contoh salah: Penghasilan orang beragam mulai dari 1000, 2000, 3000, hingga 100.000 maka rata-rata penghasilan tiap orang adalah 26.000
Contoh benar: Penghasilan orang beragam mulai dari 1000, 2000, 3000, hingga 100.000 maka nilai tengahnya adalah 26.000
-Hati-hati dalam menentukan kebijakan, jika ada pencilan maka jangan dirata-ratakan.
-Jika melakukan kesalahan dalam statistik, dosanya besar karena berkaitan kepada orang banyak.
-Jika menemukan data yang aneh, jangan dibuang dulu. Itu bisa jadi analisis tentang apa yang terjadi.

SEMINAR PERTANIAN
Sekjen DPP Perhimpunan Petani dan Nelayan Indonesia (Pak Riyono)
21 Maret 2012
Pak Findi
-63% Petani dan Nelayan adalah masyarakat miskin
-APBN 1000 Trilyun 70% digunakan untuk birokrasi
20% untuk pembangunan
10% sisanya menguap entah kemana
-BPS Maret 2011. 30 Juta rakyat tergolong miskin
-World Bank. 100 Juta jiwa miskin.
82 % berada di pedesaan, 66% terkait bidang pertanian.
Semua adalah dampak dari naiknya harga alsintan, pupuk, pestisida, bibit, ongkos transportasi. dll
-Masyarakat kota tidak adil, saat harga pertanian naik, mereka berteriak, lalu pemerintah melakukan operasi pasar, saat petani berteriak, mereka tidak peduli.
Q & A
1) Subsidi pertanian kenapa tidak dinaikkan? Sedangkan subsidi BBM naik.
2) a. Irak dan AS berperang ? Mengapa Harga naik?
    b. Air, Api dan Udara tidak boleh diperdagangkan, yang boleh adalah usahanya, lalu kenapa ada laba?
    c. Apakah Indonesia tidak bisa independen untuk BBM?
Jawab
2) a. OPEC tak mampu menutupi. Itu jadi keniscayaan
    b. Pasal 33 ayat 2. Negara mengelola. Arab bensin murah di negerinya dan incomenya sangat besar.
    c. Revitalisasi Pertamina di blok-blok strategis.
-Struktur APBN sudah tersandera:
20% untuk pendidikan
125 Trilyun untuk
90 Trilyun untuk listrik
Selama ini yang makan yang punya listrik.
Kesalahan berasal dari mainstream = UU
-Pengelolaan APBN yang tidak tepat menyebabkan semuanya serba naik. Sangat boros.
-DPR sekali keluar negeri, 1 orang dapat cash back 50 juta.
sama kasusnya dengan menteri yang berkunjung ke daerah/
-Solusi sederhana, namun membutuhkan kebijakan dari pemimpin.
-UU Perlindungan Petani dan nelayan tidak ada, tapi UU perlindungan monyet ada.

-Solusi: Kebijakan Fiskal, pembenahan APBN, Restrukturisasi energi.
-70% Kebijakan diambil oleh asing.
-Jika petani dan nelayan jepang protes, hasil pertanian diturunkan ke jalan.
-WTO jadi musuh bersama, meminta negerinya disubsidi, tapi meminta negara berkembang mencabut subsidi.
Solusi: hapus kontrak dengan luar negeri, hentikan secara terperinci dan terus menerus, kompensasi bukan solusi, solusi terbaik berikan lapangan pekerjaan
Pengantar Ilmu Tanah (TSL202)
Praktikum
20 Agustus 2011
Bu Sri Juniarti
-Materi:
tekstur, warna, dan konsistensi, pengambilan contoh tanah utuh, agregat utuh dan komposit, pengomposan, pengenalan pupuk, resapan biopori, infiltrasi, pengenalan data dan peta tanah, morfologi andosol (Sukamantri), morfologi latosol (Cikabayan.
-Pedologi = Proses pembentukan tanah
Edapologi = Sifat biologi, fisika, kimia tanah, manipulasi kondisi tanah.
-Tanaman yang umurnya lebih dari 1 bulan, membutuhkan unsur hara tertentu.
-Tanaman membutuhkan keseimbangan hara, bukan hanya urea saja.
-Pupuk ZA (Amonium), ZK (Kalium).
-Terkadang petani ditipu oleh pupuk kalium berwarna merah, itu bukan kalium melainkan batu bata berwarna merah yang ditumbuk halus.
-Jakarta banjir karena sedikit sekali resapan air, dan banyak sekali sampah.
-Infiltrasi: proses masuknya air ke dalam tanah
Perkolasi: pergerakan air di dalam tanah.
-Dosis: Jumlah bahan yang diperlukan dibagi dengan satuan luas.
45% N = 100 kg pupuk mengandung 45 kg N
Misal: Jika dosis yang dibutuhkan 90 kg N/Ha maka:
Urea 45% N dibutuhkan sebanyak?
90/45 x 100 kg = 200 kg
Butuh 200 Kg Urea per Hektar.
1 hektar = 10.000 m2
-Pupuk SP-36 = 36% P2O5
Phonska 15-15-15 =  15% Unsur N, 15% Unsur P, 15% Unsur K.
Pupuk KCl kebanyakan memiliki 60% K2O

Dasar-dasar Arsitektur Lanskap (ARL200)
Praktikum
19 Agustus 2011
Pak Hadi
-LEISA = Low External Input Sustainable Agriculture
-Jerami padi jaman sekarang varietasnya memakai silikat, sehingga mudah patah, jadi sudah tidak dipakai lagi sebagai atap.
-Agronomi = memanen energi cahaya matahari
-Toga = Tanaman Obat Keluarga
-Kebun bisa sebagai estetika, sumber obat, kebutuhan fisik, konsumsi, ekonomi.
Taman bisa sebagai estetika, media sosialnya lebih penting daripada fungsi ekologinya.
-Serangg, kelelawar adalah Agent diversity.
Ada Taman pendatang kupu-kupu, dll.

-Gesekan suara bambu bisa di desain.
-Vegetable ornamental
-Lanskap = Buatan alam, bentang alam, saling mempengaruhi.
-Sungai itu tidak mati, ia hidup dengan siklus tahunan.
-Kegiatan Arsitektur lanskap:
perencanaan taman, desain, pengelolaan.

-Skala mikro = pocket park.
meso = taman lingkungan
makro = lanskap regional
-Contoh: pocket park, neighborhood park, traffic islan, plaza, hutan kota, taman kota, alun-alun, riverscape, streetscape.

-Tools: design, site analysis, graphics, construction technology, visual analysis, behavoiur & perception, planning and policy, ecology, management system, computer information.
-Material: Ruang & topografi, struktur terbangun, infrastruktur, tanah dan air, drainase, tumbuhan dan satwa, iklim, masyarakat, kota, komunitas, wilayah pedesaan
-Sebelum perang dunia ke-2, di Jerman telah ada database tapak.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar