Senin, 18 Juli 2016

Catatan Kuliah Lapang



Fieldtrip Teknik Budidaya (AGH 241)
PT Sang Hyang Seri (Persero) BUMN
Kantor regional 1 – Sukamandi
Jalan Raya Sukamandi, Subang, Jawa Barat 41256
Telp.(0260) 521900. 520718, 520993, 521126
2 Juni 2012
-Dulu jadi pabrik tapioca dan rosella untuk membuat karung goni.
-Lahan : Sawah irigasi teknis 3.150 Hektar di Sukamandi, petaninya hanya sampai petani benih.
-Pusat Benih Sumber (Foundation Seed Center)
Unit usaha yang bergerak dalam produksi dan pemasaran benih sumber, kelas benih dasar, dan benih pokok (stock seed)
-Ciherang = Inbrida (Non hibrida)
-Yang diperbanyak di lahan adalah varietas Ciherang
--Pabrik Pengolahan benih:
Seed 1 (Tahun 1971)
IRSSP (Intergrated Rice Seed Processing Plant) tahun 2000
Bahan Bakar = Solar. 1 Liter Rp.13.500
Kapasitas 10.000 ton/tahun
-Untuk mengganti varietas butuh waktu 3 bulan untuk pembersihan proses
-Gudang penyimpanan 25.000 dan 40.000 ton per tahun.
-Breeding Center = Penciptaan Varietas Unggul. Ada Gene Bank suhu 20C
-ada 1000 jenis benih baik Lokal maupun impor.   
-Produk Unggulan :
Padi Hibrida = SL 8 SHS, DG 1 SHS, WM 4 SHS, BSHS 1H
Padi Inbrida = Ciherang, IR64, Inpadi 13, Inpago 3
Jagung Hibrida = SHS 3,4,11,12
Jagung komposit = Arjuna, Bisma, Srikandi, Sukmaraga
Hortikultura = Lombok, kacang panjang, kangkung, bayam, sweet corn, terong, pare
Palawija: Kedelai (wilis -> tempe tahu, grobogan
Saprotan : Pupuk NPK Elang Biru, Phospat plus SHS, BLB Klinstop SHS 200 EC (Pembasmi Blas/kresek), Pupuk organic cair (POC) Elang Biru, Gledek SHS 4PO AS (Pembasmi Gulma, membuat hangus/tutung)
SHS Shop : Seperti Indomart
fax: (0260) 520813

Kuliah Lapang (AGH301)
PT EAST WEST SEED (Pabrik Benih)
Desa Benteng, Cempaka, Purwakarta
21 Januari 2013
-ISO 9000-2008
--Processing :
-Box Turner (Coated Seed and Non-Coated Seed)
-Grav.Separator
-ASC selecta
-Disc Mill Machine
-ASC Streamline
-Brushing Machine
-Coating Machine (Satec concept 1/25)
4 tahap coating :
-Dressing, coating, extracting, pelleting
-Jika ada benih gulma, 1 bench langsung di fumigasi, dilakukan juga post-toxin.

--Packing
-Kaleng, dus, plastic
-Mesin pengangkut Crane
-Filvo, automatic , Packaging machine

--Pengujian
-Memakai kertas pensil
-Metode: UDK (Uji diantara kertas), UKDi (uji kertas dilipat -> jika ada infeksi primer tidak menyebar)
-Uji Hibridisasi: Grow Out. Tanam di lapang
-Modern Breeding:
Alat molecular marker.
Iso electro focusing (IEF) = Memeriksa dari segi genetic hibrida lebih cepat
--Uji Daya Berkecambah menggunakan PASIR
-Pasir yang diuji:
pH 6-7,5
toksisitas = menggunakan timun yang telah diketahui DB-nya, kalau di bawah maka pasir tidak digunakan.
-1 lot = 4 x 100 benih
1 kotak = 100 benih
-www.eastwestseedindo.com atau eastwestseed.com
-Biaya benih hanya 3% dari biaya total produksi tanaman (Pak afrizal, divisi marketing)
-Divisi di East west :
Litbang, seed operation(SO), Sales dan Marketing, Finance dan Accounting, PSDM.

-Litbang (breeding, lab,HPT, LAB.Biotek, Farming, PDS/Production Development Support)

-SO (Stock seed, produksi benih komersial, Plant (penerimaan, pembersihan, penyimpanan) untuk didaftarkan di deptan, Quality Assurance, Seed Research (memperbaiki teknologi)
-Balai Besar yang sudah dapat sertifikat ISTA juga ada di Cimanggu.

Kuliah Lapang (AGH301)
BB PADI BALITPA (Balai Besar Penelitian Tanaman Padi)
Sukamandi
21 Januari 2013
Pak Sudibyo (Perbenihan Padi)
-ISO 9001-2008
-Penelitian pada 4 aspek:
Pemuliaan , Plasma Nutfah, Perbenihan
Fisiologi Hasil (pasca panen, kualitas gabah, sensoring, dll)
Proteksi Tanaman (Pengujian ketahanan terhadap OPT/Springing)
-Budidaya Tanaman
-Jarwo : Jajar Legowo
-Lab: Benih, Analisis, Proksimat, Flavour dan Organoleptik. Tanah dan tanaman, Fitopatologi, Entomologi, Tikus, Kultur antera, plasma nutfah.
-Kelas Benih: NS, BS (Breeder seed), FS (Foundation seed), SS (stock seed), ES (Extension seed)
-Varietas: Inpari (Unram dan Unsoed), Inpago, Inpara
-Contoh:
Produksi tinggi
Toleran Cekaman Biotik
Toleran cekaman Abiotik
Rasa/Mutu
Sangat Genjah
Aromatik
Nutrisi Tinggi (Vit.B) = Beras Merah
Datarang Tinggi
-Penghalang Tikus: TBS (Trap Barier System) = Bubu
Light Trap : Alat monitoring hama (wereng batang coklat, dll)
-Arah pemuliaan = Antisipasi global warming = toleran rendaman, salinitas, Al dan Fe, Suhu rendah-tinggi
-ICEF = Indonesia Carbon Efficient Farming (Integrasi ternak dan padi)

Kuliah Lapang (AGH301)
PG SRAGI (Pabrik Gula Sragi) PTPN IX
Sragi, Pekalongan
22 Januari 2013
-Pembibitan mata satu
1.Pendederan (semai, kurang lebih 15 hari)
-Pemisahan antara yang muda dan yang tua
2. Pemindahan ke Tray
Kuliah Lapang (AGH301)
Kampoeng Kopi Banaran PTPN IX
Jalan Raya Bawean-Solo. Semarang Km.15
22 Januari 2013
-Musim Kemarau harus ada 1x hujan, bila tidak ada, maka disiram.
-Naungan = Lamtoro
-Arabica = 800 – 10.000 mdpl
Robusta = 300 – 800 mdpl
-Panen 1 tahun sekali

Kuliah Lapang (AGH301)
Bunga Potong Bandungan.
Ambarawa
23 Januari 2013
Kelompok Tani : Sri Rejeki (Bunga Krisan)
Pak Suratno
35 anggota
Krisan 20 ha
Di dukung 1 insinyur, 1 SP, sisanya SMA
1.Pembuatan Naungan
2. Pembibitan
(khusus untuk bibit , tidak untuk produksi)
-1 bulan sudah bisa di stek
-6 bulan diganti
-Tiap minggu stek bisa diambil
-6-7 cm, tinggi harus sama sekitar 5 cm
-Diberi perangsang akar, umumnya bawang merah
-Media :  sekam
-Ditancapkan ke media, sekitar 10 hari keluar akarnya, baru ditanam di lahan
-Tanah digemburkan, 2-3 hari diberi pupuk Urea, NPK, KNO
-Setelah tanam dilakukan penyinaran (termasuk dengan lampu)
-Karena berasal dari Belanda, maka panjang hari lebih lama, disinari agar terus tumbuh dan tidak tumbuh bunga.
-Setelah 40 cm diambil
-Sekitar 60 hari keluar calon bunganya,
-80 hari setelah tanam, pengurangan calon bunga
-1 batang = 1 bunga
-Spray = 1 batang = banyak bunga
-105 hari setelah tanam, bunga mekar
-25 hari diberi pupuk
-50 hari dikurangi daunnya agar tidak lembab
-Penyiangan gulma relatif
-Panen, 1 ikat = 10 batang
- 6 sampai 7 warna
-Pemasaran tergantung pasar
Kadang 1 ikat = 25 ribu
kadang 1 ikat = 5 ribu
-Pemasaran dari jawa tengah hingga Jawa timur
-1 Hektar kurang lebih 400.000 tanaman, yang tumbuh 70%.
Jika beda 2 cm saja, maka tidak akan tumbuh serempak
-Pedagang dari Solo atau Jogja dating sendiri kemari
-Hama dan Penyakit Tanaman dicegah memakai Agrimex atau Bimolis
-Dari Kecil sampai 10 hari sudah disemprot.
-Tanaman harus diberi air.
5-6 jam bisa bertahan. Jika lebih maka layu
-Mutu A = Bunga bagus, tinggi cukup. Rp.10.000

Kuliah Lapang (AGH301)
PTPN X
Tembakau
23 Januari 2013










Kuliah Lapang (AGH301)
Budidaya Salak
Desa Bangun Kerto, Turi, Sleman.
Bapak Sugito
24 Januari 2013
-1982 :
Salak Pondok disilangkan dengan Salak Lokal (Jawa)
hasilnya Salak Super dan Salak Mandala
-Salak Super, tingkat produksi 2x lipat dari salak biasa
-Beli mobil untuk mencegah tengkulak
-Butuh kelembaban udara diatas 80% . Jika kurang dari 60% , maka hasil turun kurang dari 50%
-Harus ditanam di tempat yang banyak sinar matahari
-Lubang 80 cm, diisi pupuk Kandang, TSP juga bisa untuk menetralisir asam.
-Setelah 5 tahun maka bisa menghasilkan.
-Bunga dibuka lalu diberi serbuk. 6 Bulan berbuah
-Penjarangan juga diperlukan
-1 tandan = 24-25 biji

Produksi dan Pengolahan Benih (AGH350)
Fieldtrip Benih
BALITSA (Balai Penelitian Sayur)
Dibawah UPBS (Unit Pengelola Benih Sumber)
Lembang
12 April 2013
-ISO 9001
-Balitbu = Solo
Balithi = Cipanas
Balitje = Solok
-Cabe Misu = Minang-Sunda sedang diteliti
-Bulan November ada pelepasan kentang varietas Median dan kentang varietas Atlantik untuk kentang goreng
-Garut dan Pengalengan sentral kentang
-Balai tertua di Indonesia , berdiri 1940
-Teknologi Mulsa berasal dari Balitsa
-Balitsa menghasilkan teknologi, bukan uang. Yang jual pihak swasta dan petani
Komoditas unggulan : kentang, bawang merah, cabe, tiap tahun selalu diteliti, bisa buat TA mahasiswa.
12 Tahap :
1.Pemilihan Lokasi dan waktu tanam
2. Kegiatan penyemaian
3. Penyiapan Lahan
4. Penanaman
5. Pemeliharaan Tanaman
6.Roguing
7. Pemeriksaan Lapang
8. Panen
9. Prosesing hasil
10. Permohonan pengujian benih
11. Serah terima
12. Laporan
-Benih yang dikelola = Benih Breeder seed dan benih inti
-Kentang yang benih inti hanya 10-20 pohon, dengan kultur jaringan.
-Sertifikasi benih dilakukan oleh:
BPSB, OECD SEED SHCEMES, ISTA
-Mentimun dan Caisin baik di dataran rendah.
-Untuk benih. P2O5 di tanah harus tinggi.
-Pemangkasan timun = dari bawah, sisakan 3 buah per pohon.
-Tomat determinate = tunas liar – bakal buah
-Barier yang digunakan adalah Jagung 10x10 sebanyak 6 baris
-Benih inti Timun dari 10 pohon jadi 2 ton, ayng penting adalah mutu genetiknya
-Kadar air diturubkan 6-9% pada sayuran, 10-14% pada kacang-kacangan
-Kaleng di freezer bisa berkarat, jadi pengemasan menggunakan alumunium foil
-3 komponen yang diperhatikan da;am penyimpanan benih : kadar air, kemasan, suhu dan RH
-Vacuum sealer= Bisa membuat viabilitas diatas 95% meski daitas 5 tahun pada suhu ruangan
-Kalau untuk umbi, bunganya harus dibuang.
-Media untuk kentang (biji) dikuruskan, digunakan bata agar tak tumbuh umbi
-Wortel dipotong ujungnya 20%. Ambel/umbel = kumpulan bunga wortel
-Cabe : Tunas liar dan buah pertama dibuang
-Waktu tanam bayam : akhir musim penghujan, Agar panen saat kemarau karena rontok
-Ciri timun panen kalau buahnya retak-retak. Matang fisiologis tidak berlaku, saat dijemur isinya masih air. 90% bisa terbuang
-Timun dan tomat harus (2-3 hari 3 malam) melalui fermentasi untuk memisahkan daging buah dengan biji.
Cabe 4 hari 4 malam di fermentasi hanya dengan air, KNO3 tidak digunakan karena beresiko.
-Jika kadar air dan kemasan alumunium foil tepat, bisa tahan sampai 10 tahun di freezer.
-Seed treatment (sebelum fermentasi dilakukan) bisa digunakan beda warna untuk membedakan saat penjemuran
-Saat fermentasi wadah jangan dari logam karena bisa bereaksi, airmya jadi hitam
-Kita belum bisa memproduksi benuh brassica secara ekonomis, karena harus vernaliasai, dll, menyebabkan analisis usaha tani tak layak.
-1 stek menghasilkan 7 G nol, 1 stek = Rp 9.000
-G nol artinya bebas dari penyakit atau virus
-Aeroponik kentang. 1 stek = 30 G nol, biar lebih murah ke petani dan produsen juga untung
-Mesin 15 menit jalan (mengalir), 30 menit berhenti
-E-book bisa di download di web
-Cabe varietas Kencana mengatasi anomaly iklim, harga cabe tidak akan melonjak panen akibat gagal panen.
-Buncis tegak LE 44 (tak usah pakai ajir)
-Pegawai 192 orang.
-Penelitian:
pemuliaan, ekofisiologi, fitopatologi
-Program:
MRPL (Model Rumah Pangan Lestari), Vertikultur.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar