Bab 1
Pak Bergas
Tanggal: 18 Agustus 2011
-Iklim itu jangka panjang, Cuaca itu jangka pendek. Iklim terbentuk oleh
cuaca.
-Bogor lebih dari
50 % hujan dalam 1 tahun, maka disebut Kota Hujan.
-Pohon adalah
pencatat cuaca alami. Es di kutub juga
bisa jadi indikator dari alam.
-Atmosfer =
Tempat atau lingkungan diatas permukaan bumi. Litosfer = Tanah.
-El Nino = tahun
kering. La Nina = tahun basah. Mitigasi = tindakan pencegahan.
-Unsur cuaca /
iklim: Radiasi Surya, lama penyinaran, suhu udara dan tanah, tekanan udara,
kelembaban udara, penutupan awan, curah hujan, penguapan, kecepatan angin (knot
= mil laut/jam) , arah angin (derajat).
-Cuaca = Nilai
sesaat dari keadaan atmosfer, serta perubahan jangka pendek di suatu tempat
tertentu.
Iklim = Rata-rata
nilai unsur cuaca dalam jangka panjang di suatu tempat.
-Suhu kamar di
Amerika 200 C, Di Indonesia 300 C.
-Banjir Nabi Nuh
mungkin terjadi karena zaman es mencair.
-Punahnya
Dinosaurus mungkin karena putaran bumi sedang tegak lurus, sinar matahari tepat
di tengah bumi.
-Di belahan bumi
utara, putaran energi air cenderung ke kanan. (Clockwise)
-Climate is what
you expect , weather is what you get.
Climate tells you
what clothes to buy, weather tells you what clothes to wear.
- Kapasitas
produksi pertanian ditentukan iklim, kualitas hasil panen atau sukses gagalnya
panen ditentukan oleh cuaca.
-Almamater tidak
harus dipakai saat panas, karena manusia yang seharusnya menikuti cuaca, jangan
mengikuti budaya barat yang memakai jas.
-Rumah Eskimo
kecil karena menahan panas manusia.
-Air mancur di
restoran tanpa AC menambah kelembaban udara jadi menimbulkan keringat
-Jenggot dirawat
di timur tengah karena iklim disana memungkinkan, bila dirawat di Indonesia
mungkin bisa jamuran.
-Sutra menghambat
aerasi.
Klimatologi GFM221
Bab 2
Pak Akhmad Faqih
Tanggal: 8 September 2011
-Lapisan
Atmosfer:
Exosphere – 400
Km
Thermosphere –
300 Km
Mesosphere – 50
Km
Stratosphere – 40
Km
Troposphere – 10
Km
-Pada Troposfer,
semakin tinggi lapisan udara maka semakin cepat anginnya. Angin yang cepat
tersebut biasa disebut Jet Stream.
-Mengukur
perubahan suhu di atmosfer jaman dulu menggunakan balon udara.
-Salju bisa
memantulkan panas lebih besar karena warnanya yang putih.
-Efek erupsi
gunung, berlawanan dengan efek rumah kaca.
Contoh: Tahun
2010, di Indonesia banyak gunung meletus, debu-debu vulkanik bertebaran dan
cenderung menyerap air sehingga gampang hujan.
-Ozon di
troposfer beracun bagi tanaman.
-Ozone Hole =
Penipisan ozon, pertamanya dikira bahwa alat yang rusak.
-Ozon adalah
lapisan yang tipis dan sedikit, namun sangat berguna bagi kehidupan.
-Chlorine
penyebab utama penipisan ozon, dari CFC (Chloroflourocarbon), banyak terdapat
pada kulkas, aerosol, dan styrofoam.
-Ozone Hole bermula
di Halley Bay.
-1986, Protokol
Kyoto ditandatangani perjanjian oleh 70 negara untuk menurunkan CFC.
-Radiasi
gelombang pendek bisa menembus kaca, namun gelombang panjang yang dipancarkan
bumi tidak dapat menembus kaca.
-Garam adalah
contoh zat yang bisa menyerap kondensasi, hujan buatan dibuat dari milyaran
garam.
-Seseorang yang
belum beraklimitisasi, akan kekurangan O2 hingga dapat pingsan pada
ketinggian 5100 mdpl.
-Pemukiman
Permanen tertinggi (+ 5300 mdpl)
-Di udara bebas
tanpa O2 (± 8500 mdpl). Mount
Everest = 8882 m. Ketinggian maksimal dimana manusia masih mendapat O2
murni
Klimatologi GFM221
Bab 3
Pak Akhmad Faqih
Tanggal: 14 September 2011
-Bulan Juni atau 21 Juli, selama musim panas, di kutub, matahari tak pernah
terbenam.
- 22 September, penyebaran matahari terbagi rata.
-Pada Desember Indonesia sering hujan, karena penguapan banyak di laut pada
bulan sebelumnya.
-Paleoklimatologi : Menentukan indikator suhu bumi jaman dulu dari adar CO2
di kutub.
-Georgian
Calendar : Tahun kabisat terjadi karena rotasi dan revolusi bumi tak persis 24
jam dan 365 hari.
-Campbell Stokes
= Alat pengukur lama penyinaran.
Sistem yang
digunakan adalah pembakaran kertas oleh cahaya matahari.
-Baju menjadi
kering saat dijemur karena air menguap oleh panas laten.
Klimatologi GFM221
Bab 5
Pak Akhmad Faqih
Tanggal: 29 September 2011
BAB SUHU DAN
UDARA
-Lautan adalah
tempat penyimpan panas yang baik, kapasitas kalornya 4200 joule. Sedangkan
tanah hanya 8000 joule. Itulah mengapa makin tinggi daratan atau makin jauh
dari lautan maka suhu semakin dingin.
-Di Wilayah
Subtropis banyak gurun karena proses subsidensi yaitu evaporasi yang besar
sehingga sulit terbentuk awan, jadilah terbentuk gurun.
-Tahun 2010,
musim hujan terus terjadi, salah satu faktornya adalah karena terjadi penurunan
suhu di pasifik tengah sekita 0,5 0C. Perubahan suhu di lautan sedikit maka
dampaknya akan besar.
-Siklon tropis
lebih sering di Amerika maupun negara subtropis lainnya, (Syarat terjadinya
adalah suhu laut di atas 260C) karena ada gaya koreolis akibat
perputaran bumi, walau banyak terbentuk di ekuator tapi bergerak ke negara
subtropis karena gaya koreolis tersebut.
-Pada Sangkar
Cuaca (Stevenson Screen) terdapat:
>>
Termometer (pengukur suhu)
>>
Termograf ( perekam data)
>>
Termogram (Kertas pias catatan data)
Bab 6
Pak Akhmad Faqih
Tanggal: 6 Oktober 2011
BAB KELEMBABAN
UDARA
-Kelembaban udara
berbanding luru dengan kerapatan uap air dan suhu.
-Pada saan
kondensasi embun atau awan. ea = es = Dew Point (titik embun).
-Tekanan uap air
jenuh semakin tinggi dengan naiknya suhu udara, sedangkan tekanan uap aktual,
relatif tetap pada siang maupun malam.
-Bibir bisa pecah
bila kelembaban udara rendah.
-Kite berkeringat
ketika mau hujan karena ea
tidak mampu menampung uap air keringat kita (karena kelembaban tinggi)
-Alat pengukur
kelembaban udara:
>>
Psikrometer putar.
Ada 2 tipe,
termometer bola kering dan bola basah (kasa dialirkan air)
>>
Higrometer rambut (Pemanjangan atau pemendekan rambut seperti spektograf)
>>
Higrotermograph (Perubahan massa media. Contoh: Silica gel)
-Beda awan dengan
kabut:
>>Ketika di
awan, uap air harus mencapai LCL (Low Condentation Level), sedangkan di kabut
tidak.
>>Kabut
terjadi karena suhu lingkungan yang memang rendah sehingga uap air berubah
menjadi air.
-Wet Bulb
Depression = TBk – TBb
Klimatologi GFM221
Bab 8
Kak Andi. GFM Angkatan 44
Tanggal: 3 November 2011
BAB AWAN DAN
HUJAN
-Air menggerakkan
cuaca di dunia.
-Siklus air =
Pembersih air kotor.
-Siklus angin ada
2 tipe:
>> Siklus
daratan – lautan (Angin darat – angin laut)
>> Siklus
antar lintang (Haddley, Ferrel, Froet)
-Malam hari
kadang gerah karena panas bumi dipantulkan oleh awan.
-Banyak gurun di
sekitar lintang 300 karena jarang terbentuk awan, parsel udara
disana turun.
-Awan = Kumpulan
dari titik air atau kristal es.
Pembentukan awan
terjadi karena atmosfer tak stabil. Jika atmosfer stabil maka tidak terbentuk
awan.
-AC ditaruh di
atas karena udara yang dikeluarkan sifatnya dingin sehingga akan otomatis turun
ke bawah, udara dingin lebih berat dari udara panas.
Penghangat
ruangan di taruh di bawah karena udara panas ringan sehingga akan otomatis naik
ke atas.
-ELR =
Environmental Lapse Rate.
ELR bervariasi
menurut waktu, tempat, lapisan udara. Rata-rata ELR 6,50C
-PLR = Parsel
Lapse Rate.
Jika atmosfer
udara stabil maka parsel udara naik.
Jika atmosfer
udara tidak stabil maka parsel udara turun.
-PLR ada 2 tipe:
>> Dry
Lapse Rate (DALR) = udara kering
± 100C
>>
Saturated Lapse Rate (SALR) = udara
jenih ± 60C
SALR terdapat di
atas LCR (Batas dasar awan).
-Di Level DALR,
Atmosfer stabil. Di Level SALR, Atmosfer tak stabil.
Jika di DALR
atmosfer tak stabil, itu karena bersyarat, yaitu karena ada angin.
-Proses
pembentukan awan:
>>
Orografik. Nama hujan: Hujan Orografis
>>
Konveksi. Nama hujan: Hujan Konvektif
>>
Front. Nama hujan: Hujan Frontal
>>
Konvergen Nama hujan: Hujan Siklon
-Presipitasi ada 4: Hujan, Salju, Sleet
(hujan es + salju) , Hail (hujan batu es).
-Tipe-tipe awan:
>> Cirrus (Rambut)
>> Stratus (Lapisan)
>> Kumulus (Gumpalan)
>> Nimbus (Awan hujan)
>> Alto (Tinggi)
-Cirrus
berpotensi membentuk Halo
-Alto walau
tinggi tapi ada di menengah.
>>Kumulus
Kongetus: Awan kumulus yang dasarnya di tingkat bawah, ujung awan ada di
tingkat menengah.
>>Kumulus
Nimbus: Awan kumulus yang dasarnya di tingkat bawah, ujung awan ada di tingkat
atas.
-Proses
pembentukan hujan:
>>
Collision – Coalesence.
Suhu awal lebih
besar dari 00C, butiran titik air menabrak dan bergabung, terjadi
pada awan hangat.
>>
Bergenson – Findeisen.
Suhu awal kurang
dari 00C, butiran titik air berupa kristal berkembang, terjadi pada
awan dingin.
Klimatologi GFM221
Bab 9
Kak Andi. GFM Angkatan 44
Tanggal: 10 November 2011
BAB AWAN DAN
HUJAN PART 2
-Seandainya El
Nino terjadi di Indonesia, maka curah hujan lebih sedikit dari biasanya.
(kering).
-Curah Hujan (CH)
Satuannya
mm/satuan luas atau cm/satuan luas.
Standar luas : 100 cm2.
-Hari Hujan (HH)
= Jika lebih besar dari 0,5 mm maka
disebut hujan.
Biasanya harian
atau tahunan.
-Intensitas Hujan
(IH) = Satuannya mm/tahun.
-Alat ukur curah
hujan:
>> Observatorium/Ombrometer. Standar tinggi alat 120 cm.
>>
Timbangan Hellman. Alat otomatis.
>> Ember
Jungkit (Tipping Bucket).
>>
Pelampung
-Angin mati di
khatulistiwa pada bulan Juli dan Januari
-Metode
Pengukuran curah hujan:
>> Isohyet
= Garis yang menghubungkan curah hujan yang sama.
>>
Aritmatik,
>> Polygon
Theissen.
-Tipe musim
hujan:
>>
Monsoonal type : Curah hujan yang Puncaknya di Januari dan Desember.
>>
Equatorial type : Curah hujan ada 2
puncak, di Maret dan September.
>> Local
type : Curah hujan puncaknya di
tengah tahun yaitu Juni.
-Mata angin
siklon di dalamnya sangat dingin.
-Kota hujan di
Norwegia: Bergen. Ada festival hujan
disana.
-Kehidupan akan
mustahil ada jika hujan berhenti.
Klimatologi GFM221
Bab 10
Kak Andi. GFM Angkatan 44
Tanggal: 17 November 2011
BAB
EVAPOTRANSPIRASI
-Tujuan
mempelajari evapotranspirasi adalah untuk membantu manajemen pemberian air untuk
daerah tertentu.
-Satuan ET =
mm. Volume kehilangan air per luas
lahan.
- ETp =
Evapotranspirasi Potensial (tertinggi)
ETa = Evapotranspirasi aktual.
ETo = Evapotranspirasi estándar. (dikeluarkan
FAO)
-Lisimeter
merupakan alat pengukur ETo.
- Eo =
Evaporasi panci. (Panci kelas A)
ETc = Evapotranspirasi Tanaman
(Crops)
Etc = Kc x ETp Kc= Koefisien tanaman (crops)
ETp =
Kp x Eo Kp= Koefisien panci (0,7
– 0,8)
ETp pasti lebih kecil dari Eo
ETp = ETo
Kc =
atau Kp = 
-Pada ETp yang
berpengaruh hanya unsur-unsur cuaca saja.
-Pada ETa,
dipengaruhi juga unsur cuaca, kondisi tanah, dan tanaman.
-Syarat ETp :
>>
Kapasitas air tanah lebih besar dari atau sama dengan kapasitas lapang.
>> Tanaman
pendek
>> Tajuk
Tanaman menutupi tanah secara sempurna.
- Neraca Air
(Lisimeter) diperlukan untuk mengetahui ETo
Untuk mengetahui
ETp dibutuhkan ETo
Untuk mengetahui
ETc dibutuhkan ETp
- ETo = Curah Hujan + Irrigasi – Perkolasi.
-Kalau udara
kering, otomatis ada proses perubahan air ke uap air tanpa bantuan cahaya
matahari.
-Kita merasa
gerah karena disekitar permukaan kulit banyak uap air, ketika terkena angin
maka uap air akan terbawa angin sehingga tubuh bisa melepaskan energi sehingga
kita merasa adem.
Klimatologi GFM221
Bab 11
Pak Yon Sugiharto
Tanggal: 17 Desember 2011
BAB PERUBAHAN
IKLIM
-Rata-rata suhu
di Bumi (tanpa melihat waktu dan tempat) adalah 150C.
-Suhu di Planet
Venus = 4570C. Merkurius =
1670C.
-Tebal atmosfer
mempengaruhi temperatur planet, Makin tebal atmosfer, makin panas.
-Kajian cuaca dan
iklim dilakukan di Troposfer.
-Pesawat terbang
di Troposfer puncak.
-Apa yang dilepas
oleh bumi adalah tanggung jawab kita untuk menerimanya kembali.
-Bumi memncarkan
energi inframerah (Gelombang panjang, berenergi kecil) akibat dari pantulan
matahari yang memancarkan gelombang pendek berenergi besar.
-Di daerah
Lintang menengah ke atas diterapkan rumah kaca untuk budidaya tanaman.
-1970-2006 : Suhu
Bumi naik 0,50C
Rentang tahunan
bisa mempengaruhi besar fluktuasi suhu harian.
Misal: Suhu Bumi
naik 20C, maka fluktuasi harian bisa 180C.
Jadi dalam satu
hari bisa suhunya 20 – 380C.
-Faktor alami
yang mempengaruhi kenaikan suhu bumi adalah:
>> Lintasan
revolusi Bumi terhadap Matahari (Aphelium – perihelium)
>> Letusan
Gunung Berapi.
-Faktor Manusia (
Antrophogenic) juga berpengaruh terhadap kenaikan suhu Bumi.
-Jumlah Penduduk
Bumi sekarang ± 7 Milyar orang.
-Perubahan iklim
di Bumi pernah terjadi berkali-kali. Contoh: Ice Age.
-Gas yang berpengaruh besar dalam global
warming adalah CO2 (43%) dan CH4 atau metana (27%).
-Pengukur CO2 dunia terdapat di Monolowa, Hawaii.
Karena di pulau itu tak ada
industri sama sekali.
-CO2
yang dikeluarkan penebangan hutan da bahan bakar fosil, diserap oleh atmosfer
(47%), hutan (27%), dan lautan (26%).
-Emisi CO2 berasal dari:
Proses industri, coal plant, coal mining,
Land Transportation, Landfills, Forest and
Crops burning, oil production, melting permafrost.
-Carbon Footprints Electricity Sources (In
gram of CO2 per kilowatt-hour):
>> Solar Thermal
>> Wind
>> Geothermal
>> Photovoltaic
>> Solar
>> Nuclear
>> Natural Gas
>> Coal
(artinya coal
atau batu bara merupakan sumber carbon yang paling boros,
panas matahari
adalah yang paling ramah lingkungan.)
-Bila kita banyak
menebang hutan maka kita melakukan 2 kebodohan yaitu: Mengeluarkan CO2
dan Menghilangkan Penyerap CO2
-Black Carbon =
Lapisan hitam di Es yang mempercepat es mencair.
-El Nino dan La
Nina bukan perubahan iklim, tapi variabilitas iklim.
-Prediksi musim
ke depan:
Musim hujan akan
memendek dan deras, sedangkan musim kemarau akan makin panjang dan kering.
Dampaknya adalah banjir dan kekeringan yang makin parah.
-Perubahan suhu
juga berdampak kepada binatang.
Contoh: Nyamuk
Aedes Aegepti yang banyak di pesisir, ketika udara makin hangat maka nyamuk
makin aktif, makin jauh dan makin tinggi ia terbang, jadi mampu ke daerah
pedalaman. Padahal di daerah pedalaman sebelumnya tak ada nyamuk aedes aegepti.
-Jika perubahan iklim
terjadi maka yang harus dilakukan adalah mitigasi (pencegahan) dan adaptasi.
-Di negara
berkembang, emisi metana (CH4) besar dikarenakan sawah
irigasi/tergenang, sampah, dan pembukaan lahan gambut.
- 1 gram emisi
Metana = 20x 1 gram emisi CO2
-Emas Hitam:
Jaman dahulu
adalah minyak, jaman sekarang adalah
sawit.
Karena ada isu
minyak akan habis maka orang berlomba mencari penggantinya, salah satunya
adalah sawit, negara ini mau makan apa kalau semua tanahnya di tanami sawit?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar