Sabtu, 16 Juli 2016

MEMBANGUN BRAND/MERK

Masih bingung menaikkan pangsa pasar (market share)?

Pelanggan yang datang gak balik lagi (gak ada repeat order)?

Ingin jadi/punya merk No 1, tapi gak pernah naik kelas?

Masih di nomer 200-an atau bahkan gak terhitung?

Terjebak di pasar dengan harga banting-bantingan?


Jika pertanyaan-pertanyaan serupa di atas masih “menghantui” Anda, sadar ataupun tidak, mungkin sudah saatnya Anda berpikir ulang untuk membuat strategi-strategi baru. Salah satunya adalah BRANDING atau Membangun MERK.

Tidak ada rumus pasti tentang kesuksesan suatu strategi Branding. Bisa berhasil, bisa juga tidak.

Dalam artikel singkat ini, saya ingin mengajak Anda untuk merancang ulang/RE-STRATEGI dan me-REFRESH Brand/Merk Anda. “Klo gak punya merk/brand sendiri alias masih jual barang orang lain gimana donk?” Jawabannya singkat: “BISNIS/TOKO/RESTO/MANAJEMEN Anda adalah Brand/Merk Anda!” Jadi, berpikirlah secara LUAS.

Berikut adalah FORMULA untuk MEMBANGUN MERK/BRANDING. Setidaknya ada 7 langkah:

1. CUSTOMER VALUE

Apa yang diharapkan oleh CUSTOMER Anda dengan membeli Produk/Jasa Anda?Cari 10 ALASAN UTAMA mengapa customer membeli produk Anda. Kemudian, dari 10 tersebut, carilah 3 ALASAN yang akan MENGANGKAT HARGA produk/jasa Anda. Ingaaattt… Bukan yang terbanyak. Contohnya:

Exclustivitas Produk atau Limited Edition atau produknya terbatas.

Delivery Order atau pengiriman sampai ke wilayah terpencil

Dll

Gunakan hukum PARETO: Cari pelanggan-pelanggan Anda yang 20%, tapi menghasilkan 80%, alias sering membeli (repeat order).

2. HETEROGENITAS PASAR

Dulu… kita hanya mendengarkan 1 channel Radio, yaitu RRI. Bagaimana dengan sekarang? Banyak sekali channel radio swasta, yang bahkan memiliki SEGMEN-SEGMEN tertentu. Hanya 1% orang yang loyal bahkan fanatik ke satu channel radio tertentu. Untuk itu, dibuatlah program-program (baca: PRODUK) acara yang beragam untuk menarik SEGMEN-nya masing-masing. Artinya apa? SEGMENTASIkan sasaran Anda. FOKUS terhadap segmen-segmen tersebut, dan layani sesuai dengan poin no1, CUSTOMER VALUE-nya.

3. PERSAINGAN

Kalau saat ini Anda bukan 10 MARKET LEADER, bahkan mungkin produk/jasa/bisnis Anda ada di no 200-an (tak terhitung), MULAILAH berpikir untuk BERSAING dengan No 1 atau 2. Klo Anda masih sibuk bersaing dengan nomer 200-an, maka paling tinggi yang akan Anda capai adalah nomer 200 juga. Jika Anda bersaing dengan nomer 1 atau 2, terjelak Anda akan sampai di Nomer 3. Lumayan kan? Hehe.. Atau mungkin Anda malah bisa menjadi nomer 1.

Lalu apa yang harus dilakukan? Lihat dan pelajari strategi-strategi yang dilakukan oleh nomer 1 dan 2, mulai dari customer value, harga, segmentasi pasar, produk, dll.

Sekali-sekali, BERIKLANLAH di tempat mereka mengiklankan produknya. Jangan cari gratisan mulu.. Hehehehe…

4. POSITIONING

Produk Anda boleh jadi bukan nomer 1, tapi JADILAH nomer 1 di bidang PELAYANAN. Di Artikel saya yang lain, saya pernah membahas tentang ini. POSITIONNG adalah MENANCAPKAN KESAN/IMAGE di benak CUSTOMER/PELANGGAN. Dan sebaliknya, dari sudut pandang PELANGGAN/CUSTOMER, pengalaman belanja mereka akan selalu menancap di benaknya. Mungkin, pada awalnya, mereka tidak ingat Brand/Merk/Nama Toko Anda, tapi pengalaman yang BERKESAN akan mereka Ingat. KESAN itu bisa BAIK, bisa juga buruk. Mana yang akan Anda pilih? Strategi dan perbaikan apa yang akan Anda lakukan?

5. KOMUNIKASI

Buat campaign/komunikasi yang JELAS dan MEMBUMI. Di Jakarta Anda gunakan Bahasa Betawi, di Jawa Barat pakai Bahasa Sunda. Ini hanyalah KIASAN. Artinya, gunakan BAHASA sesuai SEGMEN dan TARGET yang Anda tuju. Anda mungkin berpikir untuk menampilkan perbedaan, Anda pakai Bahasa ASING. Bisa jadi “berbeda”, tapi EFEKTIFITAS-nya mungkin sulit diterima. Karena ikatan EMOSIONAL merk atau produknya tidak MEMBUMI.

6. KONSISTENSI

Konsisten dalam melakukan 5 langkah di atas. Terutama “berkomunikasi” dengan CUSTOMER Anda. “Berkomunikasi” ini bisa melalui IKLAN, atau bahkan melalui FEEDBACK (umpan balik/saran) dari para PELANGGAN. Ingaaaatt… PELANGGAN tidak pernah salah memilih produk atau “masuk toko” dan membeli. (Baca artikel saya tentang: Customer Feedback yaa.. )

Konsistensi ini hanya boleh “dilanggar” kalau Anda ingin “naik kelas”. Sebagai contoh, Anda ingin jadi Market Leader atau ingin meninggalkan pasar yang banting-bantingan harga (BLEEDING MARKET/RED OCEAN).

Naikkan harga jika perlu untuk mempertahankan kualitas. Bukan dengan menurunkan kualitas dan kuantitas. Apalagi hanya dengan alasan untuk efisiensi. Mengapa? Karena, saat Anda menurunkan kualitas dan/atau kuantitas, Anda sudah “berpindah” segmen pasar.

7. 5 LANGKAH LANJUTAN

Pertahankan DIFERENSIASI Anda dengan 5 LANGKAH LANJUTAN. Caranya? Selalu buat PERBEDAAN. Ingat METODE DIBOLAK-BALIK? Atau Anti-Mainstream? Yaa.. Selalu berbeda. Mengapa? Karena KESUKSESAN pasti akan selalu DITIRU oleh orang lain. Jadikan Kompetitor selalu mengikuti/mem-FOLLOW Anda, baik produk maupun strategi marketing-nya.

Jika diperlukan, perbaiki LOGO, SLOGAN, dan CARA PROMOSI Anda. Dan siapkan 5 LANGKAH di depan. Sehingga mereka (Kompetitor/Pesaing) akan selalu TERTINGGAL di belakang Anda. Contoh:

Saat orang beramai-ramai memakai slogan: “Di Sini yang ASLI”. Anda bisa menggunakan: “LEBIH ENAK dari yang ASLI”, “Hati-hati dengan yang “ASLI”!”, “Bukan Asli, Tapi BERBEDA!”, “Masih yakin dengan yang “ASLI”?”, “Bingung dengan yang “ASLI”? COBAIN di SINI!”

Atau Anda dapat menggunakan kata-kata yang lain:

“Di SINI lebih LARIS!”, “Yang KHAS ada di SINI!”, “GRATIS, Klo gak ENAK/Cocok!”, “Masih No 1/Yang Terbaik”, “Lebih BARU dan BERBEDA!”, “Tinggal 10 Langkah Lagi!”, “Tidak Buka Cabang!”, “ORIGINAL, bukan KW!”, “SELERA Anda Beda Kan?”, “Sudah BANYAK yang NIRU”

Poinnya adalah… Anda harus selalu DINAMIS dan INOVATIF untuk menciptakan PERBEDAAN! Perbedaan juga bisa Anda lakukan melalui packaging/Kemasan, LOGO dan Warna, dan Karakter-Karakter lain yang bisa meng-ASOSIASI-kan PRODUK Anda.

Demikian artikel singkat ini. Jangan Anda batasi pengetahuan Anda dengan FORMULA di atas. Bisa jadi, masih banyak formula yang bisa Anda kembangkan, ciptakan, dan terapkan dalam Bisnis/Usaha Anda dalam membangun BRAND/MERK. Tetaplah FOKUS dan INOVATIF. Semoga bermanfaat..

By : Dania Setiabudi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar