Jumat, 28 Oktober 2016

Satu rahasia simple dalam membangun jaringan Anda

Jaya Setiabudi pernah mengatakan:

"Kualitas bisnis mu berbanding lurus dengan kualitas jaringanmu.”

Karena pebisnis yg omsetnya milyaran, jaringannya biasanya bernilai milyaran juga.

Nah kalau boleh saya tambahkan:


"Kualitas jaringanmu berbanding lurus dengan kualitas senyummu.”

Senyum? Iya karena ga akan ada orang yg mau deket apalagi berbisnis dengan orang yg mukanya cemberut.

Senyum adalah kunci meninggalkan kesan yang bagus, dan kesan yang bagus adalah awal dari bertumbuhnya jaringan yang bagus.

Menurut Guy Kawasaki, senyum yang ideal itu adalah senyumnya George Clooney. Karena dari sisi sains, senyum yang berkualitas dan meninggalkan kesan itu adalah yang menarik otot dibawah mata, bukan hanya tepian bibir. Liat gambar dibawah.


Di Indonesia sendiri, Senyum ini saya liat saat ketemu pak Subiakto (pakar Branding) pertama kali, ditambah dengan genggaman tangan pak Bi yang kokoh saat berjabat tangan, membuat pertemuan pertama saya dengan Pak Bi jadi berkesan sampe sekarang.

Saya juga melihat senyum sejenis di beberapa pengusaha kaya mas Elang Gumilang (pengusaha properti).

Masalahnya, otot dibawah mata (seperti gambar diatas) tidak akan ketarik kalau senyuman kita tidak tulus, jadi bersihin hatinya dulu, dan mulai latihan memberikan senyum yang tulus ke orang lain.

Pebisnis online juga perlu belajar senyum, karena pada satu titik, saat bisnis kita akan naik kelas, kita akan ketemu dengan investor, harus presentasi. dll.

Rasulullah juga bersabda:


"Tersenyum ketika bertemu saudaramu adalah ibadah.” (HR Trimidzi, Ibnu Hibban, dan Baihaqi)

Di kesempatan lain seorang sahabat Rasulullah SAW, Abdullah bin Al-Harist menyatakan:


"Tidak pernah aku melihat seseorang yang lebih banyak tersenyum daripada Rasulullah SAW.”
(Hadis riwayat At-Tirmizi)

Jadi, kualitas bisnis Anda berasal dari kualitas jaringan yang Anda bangun dengan ketulusan, dan terpancar dari senyuman.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar