Pertemuan Ke – 1 dan
2
Bu Sandra
-Agronomi adalah ilmu yang mempelajari cara
pengelolaan tanaman pertanian dan lingkungannya untuk memperoleh produksi
maksimum dan lestari.
Aspek: Pengelolaan, Kelestarian Lingkungan, Hasil Produksi, dll.
-Bila kadar Amilosa lebih tinggi dari kadar amilopektin,
maka Nasi akan bersifat Pera (Tidak lenget).
Pektin mempunyai sifat lengket.
Aspek: Pengelolaan, Kelestarian Lingkungan, Hasil Produksi, dll.
-Bila kadar Amilosa lebih tinggi dari kadar amilopektin,
maka Nasi akan bersifat Pera (Tidak lenget).
Pektin mempunyai sifat lengket.
-Produksi berkelanjutan memperhatikan :
Konservasi produktivitas lahan, plasma nutfah (keanekaragaman hayati), penekanan organisme pengganggu.
-Menanam = Memanen Hara dari tanah.
-Di Irian ada kurang lebih 7000 spesies anggrek, Indonesia merupakan plasma nutfah anggrek terbesar.
-Di Irian ada kurang lebih 7000 spesies anggrek, Indonesia merupakan plasma nutfah anggrek terbesar.
-Kedelai dulu berasal dari
Jepang atau negara subtropis. Kedelai di Indonesia adalah kedelai yang telah
melakukan penyesuaian.
-Tumbuhan (Plant) bisa jadi tumbuh secara liar.
Tanaman = Tumbuhan yang dibudidayakan.
Tanaman Pertanian (Crops)
-Tumbuhan (Plant) bisa jadi tumbuh secara liar.
Tanaman = Tumbuhan yang dibudidayakan.
Tanaman Pertanian (Crops)
-Gulma adalah tumbuhan yang
kita tidak inginkan.
Gulma bisa juga adalah tanaman yang manfaatnya lebih sedikit daripada bahayanya.
Gulma bisa juga adalah tanaman yang manfaatnya lebih sedikit daripada bahayanya.
-Nasi putih khasiatnya lebih
sedikit daripada nasi yang berwarna.
-Tanaman variegata ada
beberapa yag merupakan hasil mutasi.
-Akar alang-alang bisa jadi
obat penurun panas.
-Eceng Gondok bisa diolah
menjadi tas, dan lain-lain.
-Inovasi = Tanam padi diatas
laut, Rambutan di akuarium atau hidroponik.
-Menanam = Memanen Hara dari tanah.
-Tanaman di dunia ada kurang lebih 10.000 – 20.000 spesies,
1000 – 2000 spesies bernilai ekonomi,
100 – 200 spesies menduduki tempat penting
15 spesies diantaranya merupakan tanaman pangan dunia.
-Tanaman di dunia ada kurang lebih 10.000 – 20.000 spesies,
1000 – 2000 spesies bernilai ekonomi,
100 – 200 spesies menduduki tempat penting
15 spesies diantaranya merupakan tanaman pangan dunia.
-Padi berasal dari Asia Utara,
Teh berasal dari Cina, Cabe dari Amerika Tengah, Kentang dari Peru.
-Asal-usul tanaman:
>> Domestikasi (Dari Liar ditanam di lahan budidaya)
>> Seleksi (Penangkaran dan pemilihan individu)
>> Introduksi (Memasukkan spesies ke habitat yang baru)
in-situ = Domestikasi di daerah asal
-Asal-usul tanaman:
>> Domestikasi (Dari Liar ditanam di lahan budidaya)
>> Seleksi (Penangkaran dan pemilihan individu)
>> Introduksi (Memasukkan spesies ke habitat yang baru)
in-situ = Domestikasi di daerah asal
Ex-situ = Domestikasi dan
seleksi diluar daerah asal.
-Nangka bubur bisa dibuat dari nangka muda.
-Pisang seribu bisa digunakan untuk cemilan.
-Salah satu kesalahan pembangunan adalah dataran tinggi Indonesia terutama di Bogor malah ditanami rumah.
-Domba dolly mati cepat karena sel kloningnya diambil dari sel somatik yang sudah tua.
Produktivitas : Satuan hasil per satuan luas atau waktu.
-Pohon mangga bisa lama tak berbuah karena fotosintatnya diberikan keseluruh tubuh tanaman.
Solusi: Lukai pohon, gores batang, dll agar penyaluran fotosintat terhalang, jadi fotosintat menumpuk di atas.
-Nangka bubur bisa dibuat dari nangka muda.
-Pisang seribu bisa digunakan untuk cemilan.
-Salah satu kesalahan pembangunan adalah dataran tinggi Indonesia terutama di Bogor malah ditanami rumah.
-Domba dolly mati cepat karena sel kloningnya diambil dari sel somatik yang sudah tua.
Produktivitas : Satuan hasil per satuan luas atau waktu.
-Pohon mangga bisa lama tak berbuah karena fotosintatnya diberikan keseluruh tubuh tanaman.
Solusi: Lukai pohon, gores batang, dll agar penyaluran fotosintat terhalang, jadi fotosintat menumpuk di atas.
-Contoh berbagai satuan di
lapang:
Padi = GKG (Gabah kering Giling)
Jagung = Pipilan kering
Kedelai = Biji kering
Sawit = TBS (Tandan Buah Segar)
Padi = GKG (Gabah kering Giling)
Jagung = Pipilan kering
Kedelai = Biji kering
Sawit = TBS (Tandan Buah Segar)
Dasar-dasar Agronomi AGH200
Pertemuan Ke – 3
Bu Sandra
-
Istilah:
Bera = Keadaan lahan tidak ditanam tanaman.
Genjah = Umurnya singkat / cepat tua.
Bera = Keadaan lahan tidak ditanam tanaman.
Genjah = Umurnya singkat / cepat tua.
-Jangan menanam monokultur saja kalau bisa,
tanamlah polikultur.
-Tidak hanya sekedar manghasilkan sebanyak-banyaknya, tapi juga memperhatikan dampak lingkungan.
Setelah panen harus dipupuk, karena memanen adalah mengambil unsur hara dari tanah.
-Metabolit Primer adalah hasil fotosintesis
Metabolit Sekunder adalah senyawa kimia sampingan. Misal: Zat warna, aroma, dll.
-Contoh hasil rekayasa genetik yang telah dikomersialkan:
>> Tomat tahan simpan (dimasukkan kitin dari serangga).
>> Canola dan Kedelai toleran herbisida.
Metabolit Sekunder adalah senyawa kimia sampingan. Misal: Zat warna, aroma, dll.
-Contoh hasil rekayasa genetik yang telah dikomersialkan:
>> Tomat tahan simpan (dimasukkan kitin dari serangga).
>> Canola dan Kedelai toleran herbisida.
>> Jagung BT, Kapas BT,
Kentang BT
(mengandung gen Bacillus thuringenis yang taha Lepidoptera).
>> Temabakau tahan virus CMV dan TMV.
>> Golden Rice : Padi yang mengandung Vitamin A.
- Di dunia ini, lahan tetap sama, tapi jatah pertanian semakin sempit.
-Evaporasi = Penguapan di seluruh bumi.
(mengandung gen Bacillus thuringenis yang taha Lepidoptera).
>> Temabakau tahan virus CMV dan TMV.
>> Golden Rice : Padi yang mengandung Vitamin A.
- Di dunia ini, lahan tetap sama, tapi jatah pertanian semakin sempit.
-Evaporasi = Penguapan di seluruh bumi.
Transpirasi = Penguapan pada
makhluk hidup.
-Jangan pakai anti-transpirant (deodoran, dll) walau mengurangi keringat, tapi bisa membuat sakit.
-Kita lebih efeisien energi bila memakan tumbuhan. Karena terdapat 2% energi dari matahari, sedangkan pada daging Cuma 1%.
-Cholera = Kapsul dari ganggang yang bisa membuat langsung kenyang.
-Jangan pakai anti-transpirant (deodoran, dll) walau mengurangi keringat, tapi bisa membuat sakit.
-Kita lebih efeisien energi bila memakan tumbuhan. Karena terdapat 2% energi dari matahari, sedangkan pada daging Cuma 1%.
-Cholera = Kapsul dari ganggang yang bisa membuat langsung kenyang.
-Kalau bisa, mari manfaatkan
sisa pertanian berupa hidrokarbon / gas.
-Tanaman sayuran perlu energi budidaya lebih besar, hasilnya lebih sedikit, tetapi harganya lebih mahal.
-Tanaman sayuran perlu energi budidaya lebih besar, hasilnya lebih sedikit, tetapi harganya lebih mahal.
-Biomassa = total berat tajuk
+ akar yang dikeringkan.
-Konsep ketahanan pangan
diatur dalam Permen RI No. 68 tahun 2002.
-Hari Pangan sedunia diadakan di Bandar Lampung, 5 Desember 2007.
-Bila kita membeli roti, kue, dan olahan gandum, berarti menguntungkan negara penghasil gandum, sedangkan Indonesia sangat susah menanam gandum.
Gandum kurang cocok utuk tumbuh di Indonesia.
-Jaman sekarang petani yang mau menanam makin sedikit, namun yang makan makin banyak.
-Makan Talas agar tidak gatal maka bisa berikan garam.
-Huwi Sawu – Yam = 150 ton per tahun.
Singkong = 40 ton per tahun.
Cobalah belajar makan Huwi Sawu
-Hari Pangan sedunia diadakan di Bandar Lampung, 5 Desember 2007.
-Bila kita membeli roti, kue, dan olahan gandum, berarti menguntungkan negara penghasil gandum, sedangkan Indonesia sangat susah menanam gandum.
Gandum kurang cocok utuk tumbuh di Indonesia.
-Jaman sekarang petani yang mau menanam makin sedikit, namun yang makan makin banyak.
-Makan Talas agar tidak gatal maka bisa berikan garam.
-Huwi Sawu – Yam = 150 ton per tahun.
Singkong = 40 ton per tahun.
Cobalah belajar makan Huwi Sawu
-Arti nama:
>> Bogor : Pohon Melinjo
>> Garut : Sejenis singkong
>> Belitung : Kimpul
-Makan Keripik Gadung jangan kebanyakan karena nanti bisa keracunan.
-Bila digigit ular (jenis tertentu),
tempelkan daun Suweg (umbi bunga bangkai / Amorphopallus companulatus)
>> Bogor : Pohon Melinjo
>> Garut : Sejenis singkong
>> Belitung : Kimpul
-Makan Keripik Gadung jangan kebanyakan karena nanti bisa keracunan.
-Bila digigit ular (jenis tertentu),
tempelkan daun Suweg (umbi bunga bangkai / Amorphopallus companulatus)
Dasar-dasar Agronomi AGH200
Pertemuan Ke - 4
Bu Maya Melati
-Pemuliaan
Tanaman harus multiplaces dan multiyears untuk menunggu stabil.
-Tempe Indonesia
kedelainya banyak dari impor dan memakai rekayasa genetik.
-Contoh seleksi
pada jagung secara Morfologi: Letak tongkol.
Contoh seleksi pada jagung secara Biokkimia :
Rasa jagung.
-Evergreen:
Setiap musim tetap hijau. Contoh: Pinus.
-Daerah dengan
iklim subtropik di Indonesia: Dataran tinggi Dieng, Jaya Wijaya.
-Penggolongan
tanaman berdasaran daur hidup:
>>Annual
(Semusim) :
Hidup Cuma 1
siklus.
Contoh: Padi,
Jagung.
>>Biennial
( 2 Musim):
Hidup dalam 2
Siklus. daur hidup terbagi atas dua tahap : musim pertama menyelesaikan tahap
vegetatif; setelah mengalami masa istirahat, baru berbunga/berbiji di musim
berikutnya (tanaman dwi tahun).
Contoh: Wortel,
Bunga Desember.
>>Perennial
(Tahunan): Hidup dalam siklus berulang-ulang.
Contoh: Sawit, Coklat.
-Contoh Sayuran
berprotein: Kolesom
-Lada yang menjalar
itu Lada perdu, Cabe Jawa menjalar juga termasuk cabe perdu.
-Orang Jepang
suka makan kedelai yang bulu polongnya putih.
-Cultivar:
>> Varietas
secara klon (Clonal Variety): Pembiakan secara vegetatif. Contoh: Karet, kentang,
lada.
>> Varietas
inbreed / galur murni (Breeds true): Pembiakan secara menyerbuk sendiri.
Contoh: Tomat, Kentang.
>> Varietas
menyerbuk terbuka (Open polinatinon). Pembiakan secara peyerbukan silang.
Contoh: Jagung.
-Cara menyilangkan jagung: tentukan mana
yg jadi sumber bunga jantan dan betina. Potong salah satu bagian antara jantan
atau betina.
-Seharusnya kita punya Gene-bank agar bisa
mempertahankan plasma nutfah.
-Mekarsari adalah salah satu pusat penyimpanan
genetik yang ada di Indonesia.
Dasar-dasar Agronomi AGH200
Pertemuan Ke - 5
Bu Eni Wijayanti
PERTEMUAN KE - STRUKUR DAN FUNGSI TANAMAN
-Kultur Jaringan mengambil meristem: ujung
akar, tunas apikal, tunas lateral.
-Cara membuat akar tetap hidup: Biarkan
respirasi, gemburkan tanah.
-Akar memiliki sekitar sepertiga bobot
tanaman, akar serabut bisa dirusak agar jadi akar tunggang.
-Roman pohon adalah pada bentuknya, di ARL
warna juga diperhitungkan.
-Kuncup (Tunas = Bud) memiliki potensi
tumbuh jika pucuk utama mati.
-Bila musim hujan, kecepatan pembelahan
kambium menjadi cepat sehingga makin tebal.
- Modifikasi Batang:
>> Bawah batang : Runner
(Strawberry), Tuber (Kentang), Rhizome (Jahe)
>>Atas batang: Carang batang
(Pisang), Corm/cormel (gladiol), umbi sisik (bunga Lili)
-Umbi batang cirinya adalah tumbuh tunas.
Contoh: Kentang
Umbi akar cirinya adalah tidak tumbuh tunas.
Contoh: Singkong, Ubi jalar.
-Empulur = Pith.
Batang merambat = Vines.
Vines berkayu = Liana. Contoh: Anggur
-Jagung putih + jagung kuning = jagung
belang.
-Hidatoda: Lubang air dibuang, umumnya di
daerah tropis. Contoh: Daun talas.
-Buah Basah: Buah Berry, Pome, Jeruk Bali.
-Makin rendah daya tumbuh, makin tinggi
kebutuhan benih.
-Caryopsis: Perikarp bersatu. Contoh: Padi , jagung.
-Achene : Pericarp yang letaknya
berdekatan tapi terpisah. Contoh: Bunga
Matahari.
-Syarat jual beli benih: Daya tumbuhnya
minimal 80 %.
-Sebagian besar kacang-kacangan tipe
perrtumbuhannya Epigeal, kecuali Kapri.
Epigeal: Kotiledonnya diatas tanah. Hipogeal: Kotiledonnya di bawah
tanah.
Dasar-dasar Agronomi AGH200
Pertemuan Ke - 6
Bu Eni Wijayanti
PERTEMUAN KE -
PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN
-Bobot kering :
dikeringkan 3 x 24 jam. Suhu 600 C
-Perkembangan
Embrio : Globular ~> Heart ~> Torpedo ~> Pre-Cotiledon ~>
Cotyledonary
-Tanaman C3: CO2
diikat RuBP. Tanaman C3 tidak efisien karena RuBP kadang juga mengikat O2 terutama ketika laju stomata tertutup (
Terjadi persaingan pengikatan CO2 dan O2). Titik
Kompensasi CO2 = 50 ppm.
-Tanaman C4: CO2
diikat piruvat terlebih dahulu, diubah ke Malat. Tanaman C4 efisien karena
tidak kekurangan CO2. Contoh: Jagung,
Tebu.
Titik Kompensasi
CO2 = 5 – 50 ppm.
-Biji bisa mati
bila disekap saat sedang diberi air karena ta ada O2 lalu alkohol akan
terbentuk dan diserap.
-Makin banyak
angin dan makin tinggi suhu maka laju translokasi dan transpirasi makin cepat.
-Mengukur
konsentrasi Auksin caranya adalah dengan mengukur derajat pembelokan, pakai
agar-agar auksin.
- GA 3 =
Giberelin buatan yang banayak dijual dipasaran. ( 3 karena no.3 dari 45 GA di
alam)
-Teknik dalam
kultur jaringan:
Auksin Tinggi –
Sitokinin rendah = Pembentukan akar. Setelah itu buat
Auksin Rendah –
Sitokinin tinggi = Pembentukan batang. Setelah itu buat
Auksin = Sitokinin.
Agar tak ada diferensiasi lagi tapi fokus ke perbanyakan sel.
-Biji Jagung dan
Air Kelapa punya kandungan Sitokinin yang tinggi.
-Pisang kuning di
pasar ada yng tidak manis karena dimatangkan secara paksa oleh manusia memakai
gas Etilen sehingga metabolisme perubahan karbohidrat menjadi glukosa pada
pisang belum maksimal. Terkadang ada pisang yang hijau telah manis, itu disePertemuan
Ke -kan karena metabolisme nya telah berjalan maksimal.
- Tanaman Dominan
Vegetatif (Indeterminate) contohnya adalah Bayam
-Aplikasi fase
dominan vegetatif adalah pada pemberian komposisi N, P, K pupuk. Contoh:
Gadasil A, B
-Benih padi tahan
bisa sampai 6 bulan dalam kondisi kamar (28 – 310 C) dengan kadar
air 13 %
Dasar-dasar Agronomi AGH200
Pertemuan Ke - 7
Bu Dewi Sukma
BAB PEMBIAKAN TANAMAN
-Fisik Gen :
Runutan kode DNA yang merepresentasikan sifat tertentu
-Protein pada
tubuh manusia ada dua, protein yang berupa struktur dan berupa enzim.
Struktur
contohnya: Rambut, kulit, dll. Enzim
contohnya: Enzim melanin, dll
-Tidak semua
untai DNA berfungsi sebagai gen, 10 % yang aktif terus-menerus
= house keeping
gene.
-Triploid
biasanya steril. Contoh: Semangka tanpa biji, pisang tanpa biji.
-Padi= 431 MBp, Cabai=
2702 MBp, Jeruk = 382 MBp.
(MBp= Mega base pair = Juta pasang Basa)
-Dihaploid= n
yang mengganda sendiri. Biasa dibantu enzim. Contoh: Kolkisin.
-Biji Non-Zigotik
dibagi 2:
>>Biji
Apomiksis = Biji Vegetatif = Biji yang terbentuk tanpa pembuahan. Contoh:
Manggis.
>>Biji
Nuselar = Biji poliembrionik. Contoh: Jeruk, Mangga, Alpukat.
-Pembiakan secara
aseksual melalui:
>> Induksi
akar dan pucuk adventif: Cangkok ~>
Induksi Akar.
Stek ~> Induksi akar
, tunas.
Merunduk ~> Bentuk sederhana cangkok.
>>
Penyambungan: -Grafting.
-Budding.
>> Kultur
Jaringan
-Keiki = Anggrek.
-Cabe menyerbuk
sendiri.
-Propagula =
Bahan untuk memperbanyak tanaman.
-Mangga butuh periode
kering untuk berbunga.
-Rumah kaca
dibuat agar bisa tetap ada suhu hangat pada musim dingin, rumah kaca diperlukan
karena enzim tak bisa bekerja pada suhu 00.
-Kentang termasuk
tanaman dataran tinggi karena butuh suhu rendah.
-Tanaman 4 musim
ada yang besar-besar karena ada hari panjang, yaitu siang yang lama sehingga
proses fotointesis terjadi lebih banyak.
Dasar-dasar Agronomi AGH200
Pertemuan Ke - 8
Bu Dewi Sukma
BAB FAKTOR LINGKUNGAN DALAM PERTUMBUHAN
TANAMAN
-Sagu = 8 tahun baru panen = 100 - 400 kg pati.
Berpotensi jadi bio-energi.
Pohon Jarak Pagar
produktivitasnya rendah, namun karena terlalu di ekspose jadi disangka bisa
jadi energi besar.
-Cara membuat
lahan besar:
Pindahkan dulu
top soilnya, gabungkan tanah-tanahnya, kembalikan top soilnya.
(Top soil
dipertahankan karena unsur hara banyak di top soil)
-Faktor Abiotik:
Tanah, Sinar Matahari, dll.
-Liat = Bermuatan
negatif. Menarik unsur positif. ( H+ , Ca2+, Mg2+,
Al3+, Na+)
-KTK (Kapasitas
Tukar Kation) tanah halus > tanah kasar.
Satuannya Meq/100
gr tanah (meq= mili equivalen)
-Tanaman pH 4,5 –
6 : Ericaceae = Rhododendron , Gardenia, Azalea, Camelia, Cranberry, blue
berry.
-Ginofor = Calon
polong kacang tanah, Minggu ke-4 diberikan CaCO3 untuk merangsang
pembentukan Ginofor.
-Pupuk Dasar =
Urea 45% , SP-36 50%, KCl 50%.
-Tanah Mineral: bahan organik < 20%. Tanah Organik: Bahan organik > 20%
Contoh: Gambut.
-Analisis Aktivitas bintil akar/nitrogenase :
Visual
= Dibelah pink (masih aktif)
Laboratoris = Metode ARA (Acethycene Reduction
Assay)
-Bila curah hujan
tinggi di lahan miring yang gundul tanahnya maka akan terjadi erosi, daerahnya
juga akan kekurangan air karena air tak terserap ke tanah.
Solusi: buat Terasering.
Dasar-dasar Agronomi AGH200
Pertemuan Ke - 9
Bu Dewi Sukma
BAB PEMBIAKAN TANAMAN (PART 2)
-Cangkok lebih
cepat tumbuh akar daripada stek karena hasil fotosintat menumpuk di bagian yang
dibungkus.
-Stek juga bisa
dirangsang pembentukan akarnya dengan merendam dalam larutan auksin dan gula.
-Grafting =
menyambung antar cabang. Batang atas
(rootstock) dan batang bawah (scion/entress)
-Budding =
Menyambung mata tunas (pre-existing meristem) dengan batang bawah.
-Pembiakan Jeruk:
Jika ingin hasil yang sama dengan induknya, ambil biji nuselarnya, umumnya yang
berhasil dari tunas yang kedua tumbuh. Tunas pertama umumnya biji zigotik. Atau
bisa juga mengambil dari pucuk batang jeruk.
-Kentang = Umbi
batang. Cirinya adalah mata tunasnya spiral seperti daunnya.
Ubi Jalar = Umbi akar. Cirinya adalah mata
tunasnya acak.
-Kebun 1 Hektar
muat 2000 pohon pisang.
1 pohon = 3 anak
tunas, harus menunggu 1 tahun.
Lebih cepat
pembiakannya memakai kultur jaringan tapi resiko gagal lebih besar.
-Cari yang
Juvenile (muda) untuk gampang membiakkan di kultur jaringan.
-Kelebihan kultur
jaringan: Steril (Tidak membawa penyakit) , Banyak dan cepat.
-Benih bermutu:
Viabilitas (daya hidup) tinggi, bebas penyakit dan kotoran , Murni, benar
sesuai nama.
-Jagung hibrida
harus dipotong bunga jantannya (Tasseling) agar tak menyerbuk sendiri.
-Bila ingin galur
murni untuk jagung, kebunnya harus diisolasi dari jagung lain.
-Umumnya tanaman
pangan (padi, jagung, dll) tahan lama bila dikeringkan.
Sifat biji yang
demikian disebut Ortodoks.
Ada juga benih
yang tak tahan bila dikeringkan, viabilitasnya mati bila dikeringkan.
Sifat biji yang
demikian disebut Recalsitran. Contoh: Rambutan
-Ada cerita bahwa
Mangga kebanyakan dilihat hanya bungkus atau kulitnya saja. Padahal bisa jadi
yang kulitnya hijau itu yang terbaik. Contoh: Mangga Manalagi.
-Pemuliaan Tanaman:
Kegiatan perbaikan sifat atau mengawinkan tanaman untuk menjaga atau
menghasilkan benih bermutu dan produk yang sesuai dengan harapan.
-Sertifikasi
dilakukan agar mencegah adanya benih palsu
-Bayam bisa
ditanam langsung, umur panennya pendek. Kol/kubis biasa disemai dulu
-Banyak petani
menanam padi di sore hari agar tanaman padinya tidak stress.
Dasar-dasar Agronomi AGH200
Pertemuan Ke - 10
Bu Dewi Sukma
-Kandungan CO2
tanah > dari udara. Kandungan
O2 tanah < dari udara.
-Arid =
kering. Tanah arid banyak berada di
Indonesia bagian timur.
-Layu ada 2, yang
permanen dan sementara (siang layu, malam kembali segar)
-Cara fiksasi N:
Tanaman kacang-kacangan, Anabaena bersimbiosis
dengan Azolae di sawah, Petir.
- NH4+ ~>
NO2- (Ion Nitrit) ~> NO3- (Ion Nitrat)
Nitrosomonas/Nitrosococcus Nitrobacter
-Nitrat mudah
hilang karena pencucian, muatan tanah negatif, nitrat negatif, tanah tak mampu
memegang nitrat. Inilah mengapa pupuk urea diberikan berkali-kali.
-Immobilization:
Proses terikatnya mineral ke benda organik.
Contoh: N terikat
ke bakteri
-Mineralization:
Proses terlepasnya bahan organik menjadi mineral.
Contoh:
Dekomposisi bahan organik.
-Bila kita telah memberi
bahan organik (kompos belum matang), jangan langsung menanam karena bakteri
akan menyerap N terlebih dahulu dari bahan organik baru melepasnya ke tanah.
Lebih baik tunggu kompos matang.
-Pergerakan
zat: N lebih cepat dari K, K lebih cepat dari P.
-Ciri fisik daun
Jagung:
Kekurangan N :Menguning dari ujung daun, berbentuk V.
Kekurangan K :Menguning dari ujung dan pinggir daun,
warna berbentuk V terbalik.
Kekurangan P :Pinggir daun dari ujung menjadi merah/ungu.
Kekurangan
Mg :Daun menjadi garis-garis.
Berpenyakit :Timbul bintik-bintik.
Kekeringan :Mengkerut
-Kebutuhan air =
Jumlah satuan air yang dihisap tanaman. Contoh: Sayur 2500 gr/BK
-Syarat
Transpirasi adalah ada perbedaan gradien potensial air. Jika tak ada transpirasi
maka tanaman tak bisa menyerap air yang mengandung hara dari tanah.
-Tidak semua susu
dipanaskan oleh air mendidih, gunakan air hangat.
-Suhu Kardinal:
Suhu maksimum dan minimum yang dibutuhkan tanaman.
Contoh: Jagug
mempunyai Heat Unit 1120 satuan. Jika ditanami di Bogor dengan suhu harian 260
C. Berapa umur panennya? Tmin=100C
S= ∑ (T –
Tminimum)t t = time
1120 satuan = (260C
– 100C)t S= Satuan panas (panas yang diterima
dalam 1 hari)
1120 satuan = 16
satuan t
t = 1120 : 16 =
70 hari.
-Etiolasi
merupakan wujud morfologi tanaman kurang cahaya yang diakibatkan distribusi
tidak merata dan sintesis auksin yang kurang.
-Kedelai belum
ada yang mampu Agroforestry (di bawah naungan hutan).
-Tanaman Obat ada
yang butuh naungan untuk mengeluarkan senyawa metaboliknya.
-Tanaman karet
selalu miring ke selatan?
- >>Tanaman hari pendek:
Tanaman yang
dapat berbunga jika mendapat penyinaran < 15 jam
>>Tanaman hari panjang:
Tanaman yang dapat berbunga jika mendapat penyinaran > 8 jam
>>Tanaman Netral: Tidak dipengaruhi
oleh titik kritis berbunga.
-Sawah di daerah
pasang surut banyak pirit bila tidak musim hujan (ciri: berminyak , kadang
warna ungu). Cuma bisa 1x ditanam padi.
Solusi: Pakai
Budidaya Jenuh Air (BJA) untuk menghalangi oksidasi FeS & H2SO4
- Hukum Minimum
Liebig’s
Digunakan untuk
Minus One Test.
Teknik mengurangi
satu jenis mineral untuk mengetahui kebutuhan minimum tanaman (metode ini biasa
dipakai pada tanaman obat)
Dasar-dasar Agronomi AGH200
Pertemuan Ke - 13
Pak Munif Ghulammahdi
-Pengendalian
Organisme Pengganggu Tanaman (OPT):
Kimia: Senyawa
pembasmi. Biorasional: Daun
Mimba, selasih, senyawa penarik, senyawa berbau hormon, senyawa penolak
(repellen)
-Buah belimbing
banyak dihinggapi lalat buah bisa langsung busuk.
Gunakan
pembungkus afar tidak dihinggapi.
-Kedelai jika mau
panen daunnya rontok dan polongnya berwarna coklat.
-Sekam bisa untuk
pupuk pengganti pupuk KCl. Sekam dibakar sedikit dahulu.
-Dulu beras
coklat banyak, namun banyak dibuang, padahal banyak vitamin B.
-Dulu sebelum ada
otonomi daerah, mengumpulkan petani gampang, koordinasi antara pusat dengan
daerah masih lancar. Sejak ada otonomi daerah sekarang jadi sulit karena
birokrasi yang berbelit-belit.
-Jati Belanda
(Gnazuma ulmifolia) bisa untuk pelangsing. Cara: Daun diseduh, diminum.
-Daun Dewa
(Gymira pseudochina) bisa untuk obat kanker.
-Pegagan
(Centella asiatica) bisa meningkatkan daya hapal
-Di makam Sunan
Gunung Jati ada tanaman unik. Atas:
legum,bawah: non legum.
Bisakah dibuat
legum dibawah dan non legum di atas?
(Memanfaatkan
fiksasi N dari tanaman legum)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar