Senin, 18 Juli 2016

Dasar-dasar Proteksi Tanaman PTN200



Bab 1 (PENYAKIT)
Dr. Endang Nurhayati
Tanggal : 13 Februari 2012

-Tanaman kasihan karena tidak dapat mengelak dari serangan penyakit.

-Hawar/Blight terjadi pada tanaman kentang.
Contoh kasus: Di Irlandia 1845 – 1846 terjadi kelaparan dan kematian karena pangan.

-Pathek/antraknosa juga terjadi pada tanaman cabai.

-Potato/ Golden Sist Nematodes = Nematoda sista terjadi pada kentang
Asal penyakit ini dari Pegunungan Andes, Eropa. Menyebar ke Belanda, lalu ke Indonesia.

-Mikroskop Elektron di IPB ada 2, yang TEM ada di FMIPA, yang SEM ada di FKH.

-KRB dulu mau ditanam tanaman dari seluruh dunia, tapi itu justru jadi menimbulkan penyakit baru.

-Perlindungan tanaman diberikan dari persiapan benih hingga pascapanen.

-Patogen menyukai tempat yang lembab dengan suhu yang tinggi.

-Penyakit pada tunbuhan sering menimbulkan keracunan pada yang memakannya.

-Pengeringan biji harus sampai karad air 10-12% agar tak ada penyakit yang hinggap.

-Penyakit ergot pada tanaman gandum, bila dimakan itu beracun dan bisa diamputasi.

-Motto IT: Your World on Your Fingertip.

-Lihat data gene di World Gene Bank.
















Dasar-dasar Proteksi Tanaman PTN200
Bab 2
Dr. Endang Nurhayati
Tanggal : 20 Februari 2012

-Penyebab penyakit ada di patogenik / biotik ditumbuhan tingkat tinggi.
 Contoh: Benalu.

-Penyakit abiotik / fisiogenik / tidak menular.
Contoh : manusia (penyakit gula), tanaman (karena polusi).

-Benalu mempunyai bunga dan biji sehingga bisa menyebar ke tanaman lain.

-Benalu (mistletoe) juga bisa jadi obat.

-Tali Putri Cuscuta sp.(Dodder) menjadi jembatan penyebaran virus.

-Virulen = ganas.     Inang = host.

-Fakultatif = kadang-kadang.

-Bercak = Spot    Bintil=Knot
Busuk = Rot       Puru =Gall
Karat = Rust

-Albikasi / Bulai = Istilah daun jadi putih dan mati pada jagung.

-Parasit Obligat : Patogen yang hanya dapat hidup sebagai parasit (pada tumb. hidup)

-Saprofit Fakultatif : Patogen yang dapat melanjutkan hidupnya secara saprofitik pada sisa-sisa tumbuhan.

-Parasit fakultatif : Mikroorganisme saprofit yang kadang-kadang dapat menyerang tumbuhan yang dalam keadaan lemah.
Contoh: Rhizopus pada bunga Nangka.

-Epifitotik: Epidemi yang terjadi pada tumbuhan.

-Gejala lokal: Hanya terjadi di area tertentu.
Gejala sistemik : Menyebar ke seluruh tanaman.

-Yang menyerang adalah patogen, bukan penyakit. Penyakit adalah proses.

-Ciri-ciri HIV: Diare berat, gampang TBC, dll.

-Sindroma : Gejala banyak dan berturut-turut. Contoh: Penyakit Pangkal Batang
Nekrosis : Degenerasi protoplasma sel dan diikuti dengan kematian sel.

-Kasus Indonesia: Penyakit Moler (Fusarium oxysporum) bawang merah di Brebes.

-Hipoplastik / hipoplasia : Kegagalan tanaman atau organ untuk berkembang secara penuh.
Hiperplastik / hiperplasia : Pembesaran bagian tanaman.

-Agrobacterium tumefaciens : Patogen tapi manfaatnya bisa untuk tanaman transgenik.

-Ingus:  Sel darah putih yang mati, bercampur dengan jutaan bakteri.

-Busuk buah pada kakao dimulai dari ujung bawah buah karena air yang jatuh dari penyiraman tertahan di pangkal buah.

-Penyakit yang belum pernah dilaporkan, harus diuji lab menggunakan kaidah Postulat Koch.

-Langkah Postulat Koch
>> Berasosiasi
>> Diisolasi
>> Diinokulasikan
>> Di Reisolasi.

-ELISA : Enzyme Linked Immunosorbent Assay.
Contoh: Deteksi kehamilan.   Positif = 2 strip.   Negatif = 1 strip (kontrol).

-Teknik Identifikasi Molekuler:
Pakai PCR (Polymerase Chain Reaction). yang digandakan adala DNA.
Kalau RNA, di reverse transcript dulu.

-Biasanya bakteri penyebab penyakit tumbuhan adalah bakteri gram negatif.

Dasar-dasar Proteksi Tanaman PTN200
Bab 3
Dr. Endang Nurhayati
Tanggal : 27 Februari 2012
-Inokulasi = Penempelan Spora pada inang.

-Appresorium = Struktur Spora sebelum masuk permukaan agar tak bergerak-gerak.

-Sedentari = menetap.

-Haustorium = Struktur untuk mengambil makanan dari sel.

-Sista = Tempat mempertahankan diri sumber penyakit. Bisa sampai 20 tahun.

-Batang Tali Putri bias menjalar panjang.

-  Pembawa = carrier.       Pembawa + menularkan = vector.

-Penetrasi Pasif = Lubang alami pada tumbuhan.
(Stomata , Hidatoda/tepi daun , Nectaria, Lentisel, Trikoma/rambut pada permukaan tumbuhan), luka, virus.

-Patogen bisa dari Cendawan, Nematoda, Tumbuhan tingkat tinggi.

-Kresek pada padi disebabkan Bakteri Xanthomonas oryzae masuk melalui hidatoda.

-Virus hanya bias menginfeksi secara intraseluler.

-Penyakit Sapu disebabkan oleh Fitoplasma, ia menyerang tunas muda dengan mengatur Zat Pengatur Tumbuh (ZPT) auksin.

-Penyakit Busuk Basah pada Kubis dikarenakan bakteri yang menghancurkan dinding sel Kubis sehingga Kubis jadi basah/kebanjiran.

-Witch Weed = Rumput Setan.

-Bila mau mengembangkan gen tahan penyakit, tak harus dengan tanaman yang tahan.

-Lapisan absisi merupakan lapisan yang merontokkan jaringan.
Contoh: Daun gugur, bunga jatuh.

-Tilosis = Pembentukan gelembung pada xylem jika ada patogen yang masuk, untuk menghalau patogen yang masuk.


Dasar-dasar Proteksi Tanaman PTN200
Bab 4
Dr. Endang Nurhayati
Tanggal : 5 Maret 2012
-Virus bersifat parasit obligat sel.   Virion = unit terkecil virus.

-Tumbuhan tidak memiliki antibody, antibody hanya dimiliki manusia dan hewan.

- Gejala virus umumnya bersifat sistemik.

- Furadan merupakan racun sistemik.

-Bakteri ~> Mollicutes ~> Fitoplasma.

-Tanaman yang terinfeksi virus tidak memiliki gejala busuk. Ia jarang mematikan tanaman inang.

-BBTV (Banana Bunchy Top Virus) menular melalui anakan pisang.

-Tumor itu penyakit/benda asing yang berkembang pada tubuh, ia diselubungi lemak agar benda asing itu tak berkembang.

-Viroid = Virus tanpa selubung protein.
Viroid tahan panas sampai 800C

-Cara menghilangkan patogen pada benih adalah dengan dipanaskan, namun viroid tahan terhadap panas, jadi ini belum jadi cara yang efektif menghilangkan virus.

-Potato Spindle Tuber Viroid (PSTVD) membuat kentang menjadi seperti berbentuk botol.

-Penyebaran virus antar tanaman menyebar melalui: vector, biji/polen, perbanyakan vegetatif.

-Shelf life adalah berapa lama daya hidup.              pv = patho var.

-Cucurbitaceae sekarang banyak yang terserang dan membawa Squash mosaic virus.

-Agrobacterium yang akan dijadikan transgenic, dihilangkan dulu gen penyandi penyakit puru akarnya.

-Mollicutes (Fitoplasma dan Spiroplasma) umumnya terdapat dalam Phloem Sieve Tubes. Umumnya menyebar melalui titik tumbuh pada pertumbuhan tunas dibawahnya.

-Pada gejala Sapu, terjadi perangsangn pertunasan yang dorman menjadi tumbuh.

-Gejala = Ekspresi dari tanaman yang terserang patogen.
Tanda = Apa yang menyebabkan sakit. Contoh: Spora, bakteri.

-Penyebaran patogen pada era globalisasi ini paling banyak melalui ekspor dan impor.

-Hifa = unit terkecil dari tubuh cendawan.  Gabungan hifa disebut Miselium.

-Fungisida pertama kali dibuat di Perancis, namanya adalah Bordeaux Mitcher.
Diaplikasikan pada anggur Erysiphe sp. yang terkena Downy Mildew. 

-Parasit penuh mengambil seluruh makanan dari inang karena tak punya daun, tapi punya bunga dan biji.  Contoh: Tali putrid.

-Tanaman volunteer = tanaman sisa.

-Zoospora/Oospora bias berenang aktif menggunakan flagel.


Dasar-dasar Proteksi Tanaman PTN200
Bab 7
Dr. Endang Nurhayati
Tanggal : 26  Maret 2012
- Metode Fisik untuk mengendalikan penyakit:
Suhu, Udara kering, modifikasi panjang gelombang(λ), radiasi.

-Bungkus makanan tanpa pengawet sebenarnya keliru, gula dan garam juga merupakan pengawet.

-Daerah virus ada di daun yang masih hijau, atau di meristem apikal dan lateral.

-Obat generik itu banyak jenisnya, namun semua bahan aktifnya sama, Cuma beda bahan pembawanya saja.

-Daun Mimba dan Biji Sirsak bisa diekstrak untuk jadi pestisida.

-Bulai adalah penyakit pada jagung yang terbawa benih dan menular lewat udara.
Harus dibasmi menggunakan fungisida sistemik.

-Kapur Tohor (Lime) adalah batu kapur yang hidup/aktif (bila disiram maka keluar gelembung) bisa digunakan untuk fungisida.

-Bahan dasar fungisida: Cu , S, Karbonat, Fosfat.

-Nematoda sulit dijumpai di Jepang karena tanahnya sudah jadi subway atau basement.

-Bakteri tular tanah (Soil borne) = Pytium, Phytophtora.

-Duster = Penyemprot seperti debu.

-Chamber = Ruangan yang bisa diatur lingkungannya.

-Cide/caedo = Pembunuh.

-Eradikasi = Membasmi.

-Fumigasi = Pengendalian menggunakan gas.
Contoh: Chloropicrin, methylbromide, methan, sodium.

-Sterilisasi:
500C                : untuk membasmi Nematoda dan fungi rendah (Oomycetes).
600C – 700C    : untuk membasmi sebagian fungi dan bakteri.
800C                :untuk membasmi virus, serangga, benih gulma, bakteri toleran panas.
900C – 1000C  :
untuk membasmi virus toleran panas seperti TMV (Tobacco Mozaic Virus), dan beberapa benih gulma.












Dasar-dasar Proteksi Tanaman PTN200
Bab 5
Bu Evi
Tanggal : 12  Maret 2012
-Epifitotik = Kejadian penyakit tanaman yang meluas dan merusak pada suatu wilayah dan waktu tertentu.

-Tipe reproduksi Patogen: Monosiklik, polisiklik

-Dulu di Aceh, perdagangan Indonesia sudah antar wilayah.

-Periode laten = waktu antara kontak dengan gejala.

-Strategi K = Umumnya dari Patogen tular tanah, monosiklik, linear.
Strategi R = Umumnya dari Patogen angin, polisiklik, eksponensial

-Persyaratan Peramalan Penyakit = Mempunyai nilai ekonomi, kerugian yang besar, cukup keterangan tentang faktor lingkungan, penanam siap dan mengerti, telah tersedia cara pengendalian yang tepat, terdapat tenggang waktu yang cukup panjang.

-Diluar negeri memanfaatkan winter untuk membunuh patogen

-Di Indonesia menggunakan sinar matahari setelah tanah dibera (diberikan mulsa juga bisa)

-Tanah mati = mikroba dalam tanah sudah mati

-Fumigasi berbahaya karena mematikan mikroba tanah

-Daun yang dipetik pada teh = daun peko
Biasa di ekspor padahal kandungannya tinggi

-Kopi-kopi arabica di srilanka jaman dahulu banyak dirusak Hemileina vastatrix
Akhirnya budaya minum kopi berganti jadi budaya minum teh.

-DI = Disease Incident = kejadian penyakit. Contoh : Layu
DS = Disease Severity = keparahan penyakit Contoh : Karat, bercak daun.













Dasar-dasar Proteksi Tanaman PTN200
Bab 6
Dr. Endang Nurhayati
Tanggal : 19  Maret 2012
- Tanaman yang terkena penyakit tidak bisa disembuhkan, tapi penyakit bisa dicegah.

-Penyakit biasanya muncul pada tanaman yang tua.

-Semangka tanpa biji masih impor dan banyak virusnya

-OPTK = Organisme Pengganggu Tanaman Karantina

-Eradikasi = Pemberantasan
Eksklusi = Antar negara
Evasi = Antar wilayah
Legislasi = Peraturan

-Di Sulawesi belum ada CVPD, jadi jeruk dari daerah lain harus benar-benar di cek.

-Di Cirebon ada badan penanganan Kedelai untuk menangkar benih bebas SSV dan SMV (Soybean Stunt Virus, Soybean Mosaic Virus). Bisa terlihat dari biji,

-Jagung kadang berwarna pink atau merah di pasaran, jangan dimasak karena itu racun fungisida

-Mematikan cendawan pada benih bisa dengan cara mengalirkan air panas yang suhunya <500C.

-Pasteurisasi = Pemanasan oleh uap air (3x), dibiarkan tumbuh (2x), karena beberapa patogen yang mempunyai sistem bertahan bisa tumbuh lalu dipanasi lagi agar mati.

-Patogen yang polifage = TMV, Sclerotium rhodopsii.
Solusi : Rotasi tanamn (kedelai, jagung, kacang tanah)

-Di Situ Gede dulu banyak penyakit Tungro, IR-64 rentan terhadap Tungro, suatu kali pintu air terpaksa ditutup, jadi petani menanam palawija, Tungro jadi berkurang

-Kalau tanaman kelebihan N maka akan jadi sukulen (mudah roboh)
Contoh : Penyakit Blas pada Padi disebabkan Pyticularia oryzae

-Tanaman Cengkir/tagetes bisa jadi tanaman antagonis

-Ketahanan vertikal (kualitatif) = Gen mayor
Ketahanan horizontal (kuantitatif) = Gen minor

-v = Skor pada setiap kategori serangan
V= Skor untuk kategori serangan terberat
A = Belum ada di Indonesia
I = Berbahaya. Contoh:  SALB, Hawar daun Afrika selatan microcyclus ulei.
A2 = Jangan sampai menyebar ke wilayah lain di Indonesia
Dasar-dasar Proteksi Tanaman PTN200
Bab 8 (HAMA)
Dr. Endang Sri Ratna
Tanggal : 16 April 2012
- Hama = Semua jenis hewan yang merusak tanaman atau hasilnya, untuk aktivitas hidupnya, sehingga menimbulkan kerugian secara ekonomi.

-Satuan AE dan TKE = Jumlah serangga per tanaman atau bagian tanaman per luasan areal pertanaman.

-AE = Ambang Ekonomi / ET = Economic Threshold
TKE = Tingkat Kerusakan Ekonomi / EIL = Economic Injury Level
PK = Posisis Keseimbangan / EP = Equilibrium Position

-Aman = Bila PK belum bersinggungan dengan TKE dan AE
Kadang-kadang Hama = PK kadang meyinggung AE
Rutin Hama = PK Menyinggung AE
Hama parah = Selalu diatas AE

-Tabuhan = Kumbang tidak ada yang jadi penghisap madu

-Timbulnya hama:
Perubahan lingkungan asli, masuknya OPT baru, perubahan toleransi manusia terhadap kerusakan tanaman

-Dampak negatif pestisida:
Resistensi hama terhadap penyakit, resurjensi (matinya musuh alami hama), munculnya hama sekunder

-Hewan yang jadi OPT = Serangga, tungau, mamalia-rodentia, aves, molusca

-Tokek bisa jadi pengendali kecoa

-Keragaman Arthropoda mencakup 72 % dari semua makhkluk hidup

-Kepiridian = Kemampuan beranak

Dasar-dasar Proteksi Tanaman PTN200
Bab 9
Bu Ratna
Tanggal : 23 April 2012
-Ciri serangga :
Hexapoda = enam tungkai
Arthropoda = Badan beruas-ruas, punya integumen (kerangka luar)

-Serangga darahnya menggenangi seluruh bagian tubuhnya (hemolimf), tubuhnya terdiri dari kepada, toraks, dan abdomen

-Serangga ganti kulit, bagian eksokutikulanya mengeras. Bagian kulitnya lepas (eksidis/molting)
-Larutan terpen = pembuat gatal pada kelenjar yang dikeluarkan ulat bulu

-Setelah jadi serangga dewasa, maka tidak ganti kulit lagi,

-Serangga mengunyah ke samping

-Serangga penggerek alat mulutnya di depan (prognatus). Contoh: Larva kumbang

-Serangga penghisap, alat mulutnya membentuk sudut ke ventral (opislogmath). Contoh: Wereng

-Palpus maksila yang membantu memasukkan makanan ke mulut serangga.

-Kecoa bisa 1 – 2 tahun, bisa 11 kali ganti kulit.

--Alat mulut serangga perusak:
-Mandibulata (menggigit – mengunyah). Contoh: Ulat, kumbang, belalang
Ciri: Daun tergerek, daun bolong.
-Haustelata (menusuk-menghisap). Contoh: Kepik, wereng, kutu.
Ciri: daun mengerut, menguning.
- xxxxxxxxx  (meraut-menghisap). Contoh: Thrips.
Ciri: Bercak coklat mengkilap karena berkas luka mengering. Bunga, buah, daun bisa mengkerut.
-yyyyyyyyyy (mengait-menghisap) Contoh: larva lalat buah.
Ciri: bintik, bolong kecil, biasa pada buah, buah jadi busuk.

-Penggorok = pembuat lubang pada 2 lapisan epidermis daun.

-Instar = larva (holometabola) yang tidak merusak :
Menjilat-menghisap. Contoh: Lalat
Mengisap. Contoh. Contoh: Kupu-kupu, ngengat.

-Instar = nimfa (parametabola)
Tipe kombinasi: Lebah (menghisap madu dan memakan polen)
Kepik hijau: Nimfanya berwarna-warni. Setelah jadi imago warnanya jelek.

-Pradewasa dari ametabola (gaiad). Contoh: kutu buku, colembola.
Pradewasa dari hemimetabola (naiad). Contoh: capung.
Pergantian kulitnya bisa dipermukaan air

-Ulat = Eruciform
Lundi = Scarabaeform
Belatung = Vermiform

-Ulat sering melakukan mimikri, ekornya seperti kepada yang besar.

-Cara mencegah gatal di lapang =  rambut kita digunakan minyak rambut, minyak sayur, gel, dll.
Saat terkena gatal, gosokkan bagian yang gatal ke rambut.

-Ulat api = platyform, banyak di pohon kelapa, bisa gatal + panas 3 bulan.

-Kalau ulat sutra, pupanya bisa dipisah oleh larutan tertentum 1 pupa bisa 1 meter.
Pupa ulat sutra dipilih karena benang yang dihasilkan banyak dan kuat.

-Tipe pupa:  xxxxxxx, exaktatam koarktata.
Tipe kutu-kutu umumnya tak ada sayap.

-Lalat, nyamuk, memiliki 1 pasang sayap,
Serangga pada umumnya punya 2 pasang sayap.

Dasar-dasar Proteksi Tanaman PTN200
Bab 10
Pak Ruly Anwar
Tanggal : 30 April 2012
-Sayap depan = Mesotoraks
Sayap belakang = Metatoraks

-Predator umumnya Prognatus

-Filiform = seperti benang
Moniliform = seperti manik-manik

-Eusocial = tergantung antara satu sama lain

-Feromon = Zat kimiawi yang mempengaruhi individu lain.

-Tettigoniidae : belalang pedang, sexava nubila.

-Pada Paurometabola : beda nimfa dengan imago = sayap, alat reproduksi, ukuran.

-3 kasta isoptera = reproduksi, pekerja, prajurit.

-Mendung oleh belalang (migratoria locust), ladang petani 1 malam bisa habis.
Pernah kejadian di timur leste.

-Hati-hati akan rayap dan laron

-Coreidae = Ciri yang tampak = Tungkai belakang yang melebar.

-Reduviidae = Sycanus anulicornis (kepik pembunuh). Jangan dibunuh
Karena ia membantu kita memberantas hama.
Ciri reduviidae = belakangnya melengkung

-Komodo air liurnya beracun, berjuta-juta bakteri ada disana, membiarkan musuhnya membusuk baru dimakan.

-Sebagian besar wereng kecuali Diaspididae mengeluarkan embun madu.
Wereng tak pernah gendut karena mengeluarkan embun madu. Ciri khas serangan wereng adalah embun jelaga. Semut juga menyenangi embun madu.
-Wereng -> Jenis hewan
Batang -> Bagian tanaman yang diserang
Coklat -> warna wereng

-Lepidoptera larvanya merusak, tipelarvanya eruciform (Ada tungkai asli dan palsu), makannya menggigit dan mengunyah.

-Limacodidae = Ulat api (Parasa sp.) Ulat api ada bulu beracunnya

-Saturnidae = Attacus atlas (kupu-kupu besar)

-Geometridae = Hyposidra talaca (Ulat jengkol) tak punya kaki palsu

-Coleoptera = Sayap perisai = Sayap depan (elitron). Ia terbang dengan sayap belakang.
Halter = sayap belakang yang mengecil. Untuk keseimbangan,

-Ibu-ibu muda sekarang banyak yang tergiur susu formula, jadi kanker payudara mungkin banyak menyerang ibu-ibu muda karena jarang menyusui anaknya

-Oryctes rhinoceros = kumbang badak

-Callosobruchus chinensis = hama kacang hijau.

-Diurnal = aktif siang hari
Nocturnal = aktif malam hari
Crepuscular = aktif sore hari

-Keperidian/ fekunditi = kemampuan seekor induk untuk menghasilkan anak

-Tabuhan = perutnya menggenting atau singset.

-Diptera sayapnya hanya sepasang. Contoh: nyamuk, lalat

-Parasitoid = meletakkan telur pada kepompong organisme lain. (serangga yang memparasit serangga lain)

-Ordo Acari contohnya tungau.
Tungau kuning, merah, predator (phytoseiidae)

-Eriophydae hanya punya 2 pasang tungkai

-Rattus tiomanicus (tikus pohon)
Rattus argentiventer (tikus sawah)

-Tikus biasa membuat liang di pematang sawah, bisa berpindah antar petak sawah.




Dasar-dasar Proteksi Tanaman PTN200
Bab 11
Bu Retna
Tanggal : 6 Mei 2012
-Yang menentukan tinggi rendahnya populasi terkait kemampuan berkembang biak :
Siklus hidup, keperidian, nisbah kelamin

-Hibernasi = istirahat pada suhu rendah
Estivasi = istirahat pada suhu tinggi. Contoh: penggerek batang padi putih

-Penyemprotan nyamuk hanya 1 km, karena nyamuk hanya mampu terbang 200 meter.

-Ciri parasitoid = dari telur yang keluar langsung imago, bukan larva

-Cara pengendalian hama:
Fisik, mekanik, biologi, kultur teknis (cara bercocok tanam), varietas tahan, genetik, kimiawi, perundang-undangan.

-Gropyokan = Pengendalian tikus secara beramai-ramai

-Teknik pengendalian hayati:
Inokulasi = pelepasan musuh alami dalam jumlah sedikit
Inundansi = pelepasan musuh alamu dalam jumlah besar
Konservasi = Musuh alami yang sudah ada, dibantu perkembangannya (melestarikan musuh alami yang ada)

-Bacillus thuringensis menyerang secara spesifik, BT merupakan bakteri yang jadi pestisida.

-Kepik Ligus di Amerika, bila ada mangsanya maka ia cenderung menjadi predator

-Cendawan Beferia biasa menyerang ulat, kutu, dan serangga-serangga lunak lainnya.


















Dasar-dasar Proteksi Tanaman PTN200
Bab 12
Bu Ratna
Tanggal : 21 Mei 2012
-Pestisida adalah suatu senyawa kimia atau bahan biologi yang digunakan oleh manusia untuk menekan perkembangan dan pertumbuhan OPT.

--Cara kerja insektisida:
-Fisik = minyak mineral berat, tepung
-Protoplasmik = logam, asam
-Perintang metbolik =
Nafas (HCN, Rotenon, CO)
Perintang oksidasi (minyak wijen, piperonil, butoksida)
Perintang metabolik (Natrium fluorasetat)
-Syaraf (anti kolin esterase)

-Serangga bila diberi tepuang maka nafasnya akan terhambat

-Insektisida organik. Contohnya: nikotin, rotenon (dari akar tuba), dan piretrum (dari bunga krisan)

-Insektisida sintetik anorganik = garam beracun arsenat, senyawa merkuri dan fluorida, belerang
Insektisida sintetik organik = organoklorin atau hidrokarbon berkhlor.
Contoh: DDT, BHC, aldrin, endrin
Organophospat, karbamat, piretoid, tiosianat, nitrofenol, organofluorin

-DDT membuat kulit telur burung jadi rusak.
BHC jaman dulu banyak tercium di air susu sapi

-Furadan 3G
G= Granular
3% bahan aktif

-Organokhlorin sekarang jarang digunakan karena racunnya kuat.

-Racun akut = efeknya cepat
Racun Kronis = efeknya lama

-Hal yang perlu diperhatikan dalam aplikasi insektisida :
Dosis (kebutuhan tanaman yang akan disemprot, biasanya per satuan luas/individu)
Konsentrasi (% bahan aktif)
Volume semprot

-Kita hanya perlu menyemprot ketika hama sudah melewati ambang ekonomi





-Aplikasi herbisida:
Penghembusan (D)
Penyemprotan (WP, SP, EC)
Pengabutan (lebih halus butiran dropletnya)
Penaburan

-Formulasi insektisida:
->Padat
Tepung Terbasahkan (WP)
Tepung Terlarutkan (SP)
Tepung Embus (D)

->Cair (dan campuran)
Pekatan Teremulsi (EC)
Larutan (S)

->Gas
Fumigan
Aerosol

-WP saat penggunaan harus dikocok dahulu

-LD50 = banyaknya bahan aktif per kg hewan uji yang dapat mematikan 50% individu hewan
Contoh: LD50 Metasystox = 40 mg/kg
Makin kecil nilai LD50, makin beracun/

-Rodentisida tradisional Zinc Phospide (Zn3P2).
Berdaya bunuh tinggi, warna kehitaman, diaplikasikan sebagai umpan 1 : 100 (minyak goreng), perlu umpan pendahuluan.

-Rodentisida anti koagulan = Racumin, warfarin, tomorin, diphorin

-Peraturan perundang-undangan :
UU pertanian no.12. 1992
UU RI no.7. 1996
Bab 1 pasal 1, Bab 2 pasal 21, Bab 3 pasal 25
Peraturan pemerintah no.7 . 1973

-Padi bila kelebihan N, dinding selnya jadi empuk, serangga jadi gampang menyerang.

-2012 pernah ada kejadian di Karawang, 1 hektar sawah dipenuhi wereng coklat, sampai-sampai burung-burung mengelilingi 1 hektar sawah tersebut. Lebih baik di eradikasi.

-Kita seperti Amerika tahun 1916, saat Wild West, saat semua manusia sangat bebas.

-Indonesia negeri sampah, orang-orangnya pun tak peduli dengan sampah.

-Tulip sebenarnya berasal dari Turki, abad 15 orang Belanda mengambil dan mengembangkannya, di pinggir Istana Istambul banyak.

-Eradikasi bisa dengan pemanenan lebih awal, pembakaran, perampasan (pada kopi)

-Pengendalian hayati dengan mamalia bisa dengan kelelawar kecil, amphibi (katak), dan burung pemakan serangga

Tidak ada komentar:

Posting Komentar