Sabtu, 16 Juli 2016

Pondasi MENTAL Pebisnis

Mengelola keuangan dengan bijak akan membuat bisnis jd stabil. Expansi dgn cepat membuat bisnis rapuh pondasinya. Banyak pebisnis (pemula) mengeluh saat omset turun, dan panik. Akhirnya malah makin turun. Itulah sebabnya, menjadi pebisnis bukan asal jualan atau "buka toko".

Siapkan mental sblm bisnis. Berkumpullah dgn lingkungan POSITIF, sehingga saat "di bawah", mereka akan "menangkap" dan menarik ke "Atas". Berkumpul dgn lingkungan Positif akan "menjaga stamina" bisnis Anda dgn semangat dan pengalaman bisnis dari komunitas tersebut.

Jika Anda "galau" sesaat, mereka akan menangkap Anda, tp klo terus2an, Anda akan ditinggalkan. Siapa yg mau kumpul dgn LOSER? Sesekali mungkin mereka akan "menangkap" dan menolong Anda tapi klo terus-terusan..? Lingkungan tersebut akan meninggalkan Anda, karena hanya membuang-buang waktu dan menghabiskan energi jika berkumpul dengan seorang PENGELUH.

NAH.. Mental seperti apa yang harus dipunyai oleh seorang Pengusaha/ENTREPRENEUR? Ibarat sebuah bangunan, MENTALITAS adalah PONDASI dalam bisnis.

Pondasi #Mental bisnis ada 2:1. KEYAKINAN pd Tuhan. Tdk ada yg tdk mgkn bagiNYA. Seberapa yakin Anda dengan hal ini?2. Mindset utk mjd subyek, bkn obyek/korban.

Jika dilihat dari "atas", Pebisnis/Pengusaha adlh Profesi yg menggantungkan rejekinya hanya kepada Tuhan, SECARA LANGSUNG. Org membeli bkn krn usaha Anda. Org membeli karena Alloh membelokkan hatinya ke "toko" Anda. Jadi hindari kesombongan saat laris, dan hindari putus asa saat Anda bangkrut.

Sebagai Pengusaha, kewajiban kita hanya berusaha MEMANTASKAN DIRI di hadapanNYA, sehingga DIA, melalui berbagai cara, memberi kita rejeki. Salah satunya adalah dengan menggerakkan hati pelanggan/pembeli untuk masuk dan belanja di "toko" Anda.

Itulah sebabnya, KEYAKINAN Anda harus BULAT, 100%, Omset adalah hasil Pertolongan dan KemurahanNYA. Sehingga Anda akan menjadi orang yang rendah hati dan bersyukur.

Usaha Anda yang 1000%, jika Alloh tidak menggerakkan hati manusia untuk membeli, maka tidak ada yg membeli. "Tapi itukan hukum alam, jika kita berusaha, maka akan mendapatkan hasil, Coach.." | "Yaa.. Itu adalah mekanisme yang diciptakan Alloh. Tapi kalo Alloh sebagai pencipta mekanisme tersebut berkehendak untuk "mengubah", apakah tidak mampu?"

"Kalo seperti itu Alloh tidak adil donk?" | "Bagaimana tengah aib dan dosa-dosa manusia? Kenapa tidak langsung di-azab jika kamu menginginkan keadilan?" | "Iya, Coach.. Sekarang aku ngerti, karena DIA Maha Pemurah."

Itulah percakapan singkat yang pernah saya dapat dalam sesi coaching. Dari sesi tersebut, saya makin paham dengan konsep ENERGI dan ILMU Alloh. Sungguh kita bukan apa-apa di hadapanNYA. Pelajaran luar biasa untuk saya..

Nah.. Mari kita lanjut dengan Mentalitas yg ke-2, yaitu: mindset utk selalu mjd SUBYEK, bkn obyek atau Korban. Tidak ada kebetulan, semuanya adlh hukum sebab-akibat.

Jika seseorg terus-menerus "mjd korban", dia akan jd tipe Loser atau Pengeluh terhadap semua yg diterima dlm hidupnya. Inilah salah satu tipe orang yang TIDAK SIAP untuk jadi Pengusaha.

Karena terus2an mengeluh, maka rejekinya makin "seret/macet", karena tdk bersyukur, dan mjd makin "berat" hidupnya. Nah, padahal setiap "kejadian" selalu ada penyebabnya. Itulah mekanisme sebab-akibat yg diciptakan Tuhan melalui alam semesta. Jadi, kejadian/hasil yg diterima oleh seseorang adlh akibat dari dirinya sendiri di masa lalu.

Saat Anda memposisikan diri Anda sebagai penyebab, maka Anda tdk akan mengeluh, tapi belajar, dan menemukan SOLUSI. Mindset SUBYEK inilah yg akan menjadikan seseorg punya KENDALI atas uang/materi, bukan dikendalikan oleh uang/materi

Saat Anda berhadapan dgn "masalah", bertanyalah: "Yaa Alloh, Ya Tuhanku, Engkau sedang ngajari aku apa dgn keajadian ini?"

Jawaban hanya akan muncul saat Anda punya mental no 1., yaitu KEYAKINAN kepadaNYA. Semakin tinggi keyakinan Anda, makin cepat SOLUSI "datang" kepada Anda. Bagaimana mengendalikannya? Kendalikan respon Anda, tunda sejenak, lihatlah dari beberapa perspektif POSITIF. Bertanyalah kembali kepada diri Anda: "Alloh sedang menyiapkan aku untuk apa yaa? Untuk hal yang lebih besar lagi. Untuk itu aku harus bersabar, belajar, dan terus "berjalan" ke depan, agar aku tau."

Jadi, bagaimana Mentalitas Pebisnis dalam diri Anda saat ini? Makin yakin?

By : Dania Setiabudi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar